uang muka kpr turun
4.5/5

Uang Muka KPR Turun 5% Hingga 10%

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Uang Muka KPR turun –  BI melonggarkan kebijakan DP atau Loan to Value disektor properti sebesar 5% dari rasio yang berlaku sekarang ini.

Pelonggaran uang muka tersebut direncanakan akan mulai berlaku atau diresmikan pada 2 Desember 2019 mendatang.

Perry Warjoyo selaku Gubernur BI menuturkan bahwa kebijakan seperti ini ditempuh supaya permintaan kredit properti bisa terus meningkat.

Kebijakan ini juga diambil sebagai salah satu cara untuk menjaga pertumbuhan domestik ditengah serangan faktor eksternal.

Dimana serangan faktor eksternal ini memiliki risiko memperlambat pertumbuhan ekonomi yang  berdampak kurang baik untuk ekonomi negara.

Beliau kembali menuturkan, perbankan masih memiliki kemampuan memberikan kredit, jika saja demant kredit tak sejalan dengan perkembangan ekonomi.

Dengan adanya rencana pelonggaran LTV ini diharapkan dapat membuat demant dan supply kredit properti lebih efektif.

uang muka kpr turun

Uang Muka KPR Turun Mulai dari  5% Hingga 10%

Dalam perencanaannya, rumah tapak yang memiliki tipe diatas 70 dikenakan DP 15% hingga 30% dari nilainya yang semula 20% hingga 30%.

Sedangkan mengenai uang muka untuk rumah dengan tipe 21 hingga 70 akan dikenakan DP 10% hingga 25% dari nilainya yang semula 15% hingga 30%.

Begitu juga dengan rumah susun (rusun) dimana DP rumah susun sebesar 10% hingga 25% dari nilainya yang semula 15% hingga 30%.

Ketentuan atau kebijakan uang muka rumuh susun tersebut berlaku juga untuk rumah susun dengan tipe di bawah 21.

Turunnya Uang Muka KPR Apakah Membuat Suku Bunga KPR juga Ikut Turun?

Beberapa waktu lalu BI  bunga acuan KPR turun namiun nasabah KPR mengeluh karena bunga KPR justru malah naik.

Baca juga:Bunga KPR Naik Disaat Bunga Acuan Turun

Nah, pada bulan desembar 2019 yang akan datang, uang muka KPR turun  sebesar 5% hingga 10% pun akan diresmikan BI.

Dengan turunnya uang muka Kredit Pemilikan Rumah tersebut sebesar 5%, apakah suku bunga KPR juga akan ikut turun?

Juda Agung selaku Direktur Eksekutif Kebijakan Makroprudensial BI menuturkan  jika suku bunga acuan turun maka suku bunga KPR pun turun.

Namun, pada prakteknya memang untuk penurunan suka bunga KPR ini tidak bisa secara langsung, jadi harus bertahap.

Beliau juga menuturkan dengan turunnya BI 7 day Repo Rate (mencapai tiga kali) bisa membuat suku bunga KPR juga turun

Selain itu, Beliau juga menuturkan bahwa dengan adanya penurunannya suku bunga acuan, pihak perbankan membutuhkan penyesuaian.

Meski demikian, beliau memastikan bahwa jika suku bunga acuan turun, maka suku bunga KPR juga turun, begitu suku bunga kredit lainnya.

Baca juga: Nasabah Minta Bunga KPR Turun Ikuti Bunga Acuan

Selain Properti, Dp Kendaraan juga Mengalami Pelonggaran

Perlu kamu ketahui bahwa pelonggaran DP tidak hanya berlaku untuk kredit properti saja, melainkan juga DP kredit kendaraan.

Untuk DP kredit kendaraan motor, Bank Indonesia (BI) memangkas menjadi 15% hingga 20% dari nilanya yang semula 20% hingga 25%.

Sementara untuk kendaraan roda tiga, roda empat atau lebih Dp turun menjadi 15% hingga 25% dari nilanya yang semula 25% hingga 30%.

Sedangkan untuk kendaraan produktif, BI memberikan kelonggaran dengan menurunkan DP menjadi 10% hingga 15% dari nilainya yang semula 20%.

Jika memang kendaraan tersebut mengutamakan aspek lingkungan, maka uang mukanya dapat lebih rendah dibandingan kendaraan biasa.

Untuk kendaraan motor yang ramah lingkungan, DP turun dari 10% hingga 15%. Untuk rodatiga atau lebih  turun 10% hingga 20%.

Kebijakan pelonggaran uang muka seperti ini merupakan wujub antisipasi Perekonomian Indonesia atas dampak perang dagang.