asuransi jiwa kpr
4.5/5

Tentang Asuransi Jiwa KPR yang Perlu Kamu Tahu

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Asuransi Jiwa KPR – Layanan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) masih menjadi idaman sebagian besar orang ditengah harga rumah yang kian melonjak tinggi.

Hasil survey Harga Rumah BI Triwulan II menyebutkan setidaknya ada 74,32% kosumen lebih memilih layanan KPR sebagai kepemilikan residensial mereka.

Ada sejumlah komponen biaya awal saat kamu mengajukan KPR. Selain biaya DP (down payment), yang perlu disiapkan, kamu juga perlu menyiapkan biaya provisi dan biaya notaris.

Ada lagi biaya tambahan lainnya yaitu biaya administrasi, biaya appraisal, biaya BPHTB, dan juga biaya asuransi jiwa.

Semuanya ini adalah sebagian kecil komponen biaya awal yang perlu dipersiapkan saat KPR disetujui. Nominalnya tak kalah sedikit dari uang muka sehingga kamun perlu benar-benar mempersiapkannya.

Jika kamu salah seorang yang berminat dengan rumah KPR, salah satu syarat untuk mengajukan rumah KPR yaitu kamu harus menyiapkan uang untuk biaya asuransi jiwa.

Nah, pertanyaannya, apakah seseorang yang sudah mempunyai asuransi jiwa perlu membeli asuransi jiwa lagi saat mengajukan KPR? Jawabannya ‘ya’.

Baca juga: Cara Mengatasi Bunga KPR Naik. Simak Baik-baik!

asuransi jiwa kpr

Ini Lho Perbedaan Asuransi Jiwa KPR dengan Asuransi Jiwa Umum

Sebelumnya sudah disebutkan bahwa jika kamu sudah mempunyai asuransi jiwa maka perlu membeli asuransi jiwa lagi jika ingin mengajukan KPR.

Sebab, asuransi jiwa KPR dan asuransi jiwa umum itu berbeda. Yang membuat keduanya berbeda yaitu cover asuransi jiwa KPR yang terikat pada perjanjian kerja sama KPR.

Tim KPR akan membantu para ahli waris melunasi sisa cicilan KPR saat tertanggung atau nasahab KPR meninggal dunia untuk mencari nafkah.

Dengan begitu, para nasabah KPR tak perlu khawatir meninggalkan beban hutang cicilan KPR kepada para ahli waris maupun keluarga.

Seperti yang kita ketahui, harga rumah yang tingginya para nasabah KPR cenderung mengambil tenor KPR yang panjang untuk mendapatkan nominal cicilan yang kecil per bulan.

Tenor atau rentang waktu KPR sendiri  terdiri dari 10, 15, atau bahkan ada yang 20 tahun. Semakin lama tenor yang dipilih, semakin banyak jumlah pengeluaran.

Selama rentang waktu tersebut, berbagai kemungkinan bisa saja terjadi yang akhirnya mengakibatkan kamu sebagai tertanggung tidak mampu lagi memenuhi kewajiban untuk membayar cicilan KPR.

Asuransi Jiwa KPR Wajib Dimiliki Para Nasabah KPR

Asuransi jiwa KPR ini sangat berguna dimasa mendatang bagi para nasabah KPR. Dalam hal ini, Bank sebagai pemberi kredit tentunya ingin meminimalisir risiko terburuk.

Maka dari itu, setiap calon pembeli rumah atau nasabah yang ingin menggunakan layanan KPR biasanya wajib menyiapkan biaya untuk membeli asuransi jiwa.

Mengenai asuransi jiwa KPR tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan RI No. 124/PMK.010/2008 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Lini Usaha Asuransi Kredit dan Suretyship tentang asuransi dalam proses kredit.

Pasal tersebut berbunyi: “Asuransi Kredit adalah lini usaha asuransi umum yang memberikan jaminan pemenuhan kewajiban finansial penerima kredit apabila penerima kredit tidak mampu memenuhi kewajibannya sesuai dengan perjanjian kredit.”

Besaran Asuransi jiwa Setiap Nasabah Tidak Sama

Perlu diketahui bahwa besarnya biaya asuransi jiwa yang ingin mengajukan KPR para calon nasabah KPR tidaklah sama.

Jadi, membedakannya yaitu dari usia. Ya, usia calon pembeli atau nasabah yang akan mengajukan KPR umumnya mempengaruhi besaran biaya asuransi jiwa yang harus dibayarkan.

Semakin tua si calon tetanggung, maka besaran asuransi jiwanya juga semakin tinggi. Sebab, risiko si calon tertanggung akan jadi semakin tinggi pula seiring bertambahnya usia.

Pembayaran asuransi jiwa ini sendiri hanya dilakukan sekali yaitu saat akad kredit. Asuransi jiwa ini berlaku sesuai tenor yang kamu pilih.

KPR BCA Menawarkan Bunga Stabil dan Ringan

Untuk mendapatkan skema cicilan yang tak memberatkan, pastikan kamu memilih Kredit Pemilikan Rumah dari bank yang menawarkan bunga yang cenderung stabil juga ringan, seperti BCA.

Bukan hanya itu, KPR BCA juga menawarkan pilihan sistem bunga yang dapat kamu disesuaikan dengan kondisi finansial kamu, apakah bunga fix  (tetap) atau bunga Fix & Cap.

KPR BCA memang menjadi solusi #KunciBebasWorry bagi para calon nasabah atau calon pemilik rumah.

Sebab, KPR BCA menawarkan kenyamanan berupa bunga yang ringan juga stabil, serta masa tenor yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan Nasabah.

Jika kamu tanya perihal prosedur pengajuannya, tentu saja prosedur pengajuannya mudah. Bahkan kamu bisa melakukannya secara online.

Baca juga: Kredit Multi Guna BCA

Kamu cukup mengajukannya via BCA.co.id lalu mengisi data diri. Selanjutnya, pihak BCA pun akan menghubungi kamu serta membantu proses KPR yang kamu ajukan. Mudah, bukan?

Atau, Anda juga bisa menghubungi via KPR.online untuk membantu kamu mengurus berbagai hal mengenai pengajuan KPR.

Nah, jika jika kamu butuh ilustrasi maupun simulasi cicilan KPR yang sesuai dengan penghasilan kamu dan juga pasangan, kamu bisa melihat contohnya pada halaman ini.

Semoga informasi ini bermanfaat. Yuk bantu share ke orang-orang sekitar kamu. Jika Ada pertanyaan, silakan masukan saja di kolom komentar.