Suku Bunga KPR Bank Panin April 2018 Terbaru

By: opik0740 comments

Suku bunga KPR Bank Panin merupakan presentase angka yang digunakan, sebagai patokan nasabah dalam melakukan transaksi pembiayaan kredit pemilikan rumah Bank Panin. Suku bunga yang rendah tentu saja akan lebih menarik bagi nasabah yang ingin mengajukan KPR, karena tinggi rendahnya Suku bunga KPR Bank Panin akan menentukan besar cicilan nasabah kepada Bank Panin setiap bulannya.

Semua bank yang beroperasi di Indonesia berada di bawah naungan Bank Indonesia. Artinya besaran suku bunga serta naik dan turunnya akan mengacu kepada suku bunga acuan Bank Indonesia.

 

Suku bunga KPR Bank Panin 2018

Seperti bank konvensional pada umumnya, Bank Panin memiliki  skema suku bunga KPR. Yakni suku bunga fixed dan suku bunga floating.

Suku bunga fixed adalah suku bunga tetap yang biasanya berlaku hanya beberapa tahun. Jika menemukan istilah Fix 3 tahun 8%, artinya selama 3 tahun suku bunga KPR kamu akan tetap di angka 8%. Tidak akan turun ataupun naik.

Selengkapnya: Pengertian Suku Bunga Fixed

Sedangkan suku bunga Floating atau disebut juga dengan suku bunga berjalan adalah suku bunga yang sifatnya bisa turun ataupun naik selama periode KPR. Suku bunga ini dipengaruhi oleh naik turunnya suku bunga acuan Bank Indonesia.

Suku bunga floating KPR Panin berlaku setelah mada promo suku bunga fix selesai. Jika Promo KPR Panin yang kamu ikuti adalah Fix 3 tahun 8%, maka pada saat memasuki tahun ke 4, Suku bunga KPR Bank Panin yang berlaku untuk kamu adalah suku bunga Floating KPR Panin.

Selengkapnya: Pengertian Suku Bunga Floating

 

Suku Bunga Promo KPR Panin

Sampai dengan artikel ini ditulis, belum ada informasi promo KPR terbaru dari Bank Panin. Namun sebagai informasi, suku bunga promo KPR Panin yang sebelumnya berlaku adalah seperti skema berikut:

  • Fix 6.99% untuk tahun ke 1 s/d tahun ke 3
  • Fix 7.99% untuk tahun ke 4 s/d tahun ke 6

Baca Juga: Promo KPR Semua Bank

Skema di atas artinya, selama 3 tahun pertama, suku bunga yang berlaku adalah 6.99 %  dan tiga tahun ke dua sebesar 7.99%. Suku bunga tersebut akan bersifat tetap dan tidak akan berubah.

Setelah periode promo Fix  berakhir, maka suku bunga yang berlaku untuk KPR Bank Panin adalah suku bunga berjalan (Floating) KPR Panin.

 

Suku Bunga Floating KPR Panin

Suku bunga Floating KPR Panin bersifat tidak tetap atau berubah-ubah mengikuti suku bunga Bank Indonesia sebagai acuan. Menurut website resmi Bank Panin, suku bunga floating KPR Panin yang berlaku sampai saat artikel ini ditulis adalah sekitar 11,50 %.

 

Simulasi dan Tabel Angsuran KPR Panin

Mari kita hitung berapa cicilan perbulan yang harus dibayarkan Jika mengajukan kredit rumah melalui KPR Bank Panin.

Untuk memudahkan, mari kita buat simulasi KPR Panin sebagai berikut:

  • Harga Rumah : 500 Juta
  • Tenor: 15 Tahun
  • Uang Muka: 150 Juta (30%)

Selama tiga tahun pertama cicilan KPR Panin yang harus dibayarkan setiap bulannya adalah sebesar Rp. 3.143.942,51,-. Cicilan ini berdasarkan suku bunga fix 6.99 %. Cicilan perbulan selama tiga tahun pertama, bersifat tetap dan tidak akan mengalami kenaikan.

Selama tiga tahun kedua cicilan KPR Panin yang harus dibayarkan setiap bulannya adalah sebesar Rp. 3.342.762,06,-. Cicilan ini berdasarkan suku bunga fix 7.99 %. Cicilan perbulan selama tiga tahun pertama, bersifat tetap dan tidak akan mengalami kenaikan.

Cicilan tahun berikutnya adalah Rp. 3,708,417,- perbulan. Pada periode ini suku bunga Bank Panin yang berlaku adalah Suku Bunga floating.

 

 

Tabel Angsuran

 

Harga Rumah500 Juta

Uang Muka

150 Juta (30%)

Masa Cicilan

15 Tahun

Cicilan 3 Tahun Pertama

Rp. 3.143.942,51,-

Cicilan 3 Tahun Kedua

Rp. 3.342.762,06,-

Cicilan setelah periode promo

Rp. 3,708,417,-

 

Jika kamu ingin mengajukan KPR ke Bank Panin, pastikan kamu membaca tips Mengajukan KPR dan tips memilih marketing KPR yang baik agar pengajuan bisa berjalan lancar dan diterima oleh Bank Panin.

Atau, agar lebih mudah dan cepat, kamu bisa mengajukan KPR secara Online dengan mengisi formulir KPR ini.

Selamat mencoba!

Related post

Leave A Comment