simulasi kpr

Simulasi KPR? Begini Cara Menghitungnya

Simulasi KPR – Memiliki rumah memang menjadi impian setiap orang. Namun, membeli rumah tak semudah seperti saat memakan gorengan. Setiap tahunnya, harga rumah terus saja semakin tinggi. Rasanya, membeli rumah dengan uang cash begitu berat meski sudah menabung bertahun-tahun lamanya.

Bagi yang penghasilan per bulannya mencapai 10 juta-an, cukup dengan menabung secara rutin, rumah sudah bisa dimiliki. Tapi, berbeda dengan orang-orang yang gajinya di bawah 10 juta atau bahkan di bawah 5 juta, tentu membeli rumah secara tunai merupakan angan-angan yang rasanya sulit untuk dijangkau.

Belum lagi harga rumah setiap tahunnya berubah-ubah, bukannya tambah murah tapi malah tambah mahal. Misalnya, tahun ini harga rumah yang kamu incar seharga Rp450 juta, belum tentu tahun berikutnya harga rumah yang kamu impikan tersebut masih dengan harga yang sama. Pastinya akan mengalami perubahan.

Nah, berkaca dari hal tersebut, mengajukan KPR bisa menjadi solusi yang tepat. Sebab, dengan mengajukan KPR, kamu bisa memiliki rumah dimana pelunasannya bisa kamu lakukan dengan cara dicicil per bulan. Kamu hanya perlu menyiapkan uang tunai untuk DP-nya saja sebesar 10% hingga 30% dari harga hunian yang kamu inginkan.

Baca juga: Uang Muka KPR

Namun, sebelum kamu mengajukan KPR, kamu juga harus pandai menghitung kondisi keuangan kamu. Agar kamu tahu berapa biaya yang perlu kamu keluarkan untuk membayar uang muka, cicilan dan bunganya.

Untuk pengajuan KPR ini, ada sejumlah bank yang menerapkan system bunga yang tidak tetap setiap bulannya. Oleh karena itu, kamu juga harus siap dengan tagihan bunganya yang berubah-ubah nantinya. Semoga ini tak menyurutkan niat kamu yang ingin membeli rumah KPR, mengingat harga rumah terus merangkak naik setiap tahunnya, ada baiknya kamu membeli rumah dari sekarang.

Baca Juga  Langkah-Langkah Membeli Rumah KPR

Bagi kamu yang sudah siap untuk membeli rumah melalui Kredit Pemilikan Rumah, mengingat nantinya akan ada tagihan KPR setiap bulannya dan dalam jangka waktu panjang, jadi sebelum menentukan rumah yang mau di KPR, sebaiknya menghitung simulasi KPR nya terlebih dulu agar bisa mengukur kemampuan finansial kamu.

simulasi kpr

Simulasi KPR

Simulasi KPR ini bertujuan untuk menghitung cicilan KPR agar kamu tidak kaget lagi dengan tagihan yang akan terus membayangi kamu selama kurang lebih 15 tahun lamanya. Agar kamu ada gambaran berapa biaya cicilan yang nantinya akan kamu bayarkan, kamu bisa melakukan simulsi KPR seperti pada contoh berikut ini.

Uang Muka KPR yang harus dibayarkan

Miisalnya, kamu ingin membeli rumah KPR seharga Rp500 juta. Untuk bisa mendapatkan rumah tersebut, kamu perlu menyiapkan uang mukanya terlebih dulu, karena uang muka salah satu syarat wajib yang harus kamu patuhi dalam mengajukan KPR. Untuk uang mukanya sendiri sudah ditetapkan oleh BI sebesar 10% hingga 30% dari harga hunian yang kamu inginkan.

Jika uang muka untuk rumah pertama 10%, maka biaya yang harus kamu siapkan untuk membayar uang mukanya yaitu:

DP: 10% x harga rumah

DP: 10% x Rp500juta =Rp 50 juta

Jadi, DP atau uang muka yang perlu kamu persiapkan yaitu sebesar Rp50 juta.

Setelah nominal untuk uang mukanya sudah kamu ketahui, kamu juga harus menghitung jumlah pokok pinjamannya. Untuk menghitung pokok pinjamannya bisa kamu lihat simulasinya dibawah ini

Pokok Pinjaman: harga rumah – DP

Pokok Pinjaman: 500 juta – Rp50 juta = Rp450 juta

Baca Juga  KPR Bank Panin

Jadi, pokok pinjamannya yaitu Rp450 juta

Cicilan dan Bunga yang harus dibayarkan

Selanjutnya, jangan lupa untuk menghitung bunganya. Menghitung bunga kredit ini sangat penting karena itu akan memengaruhi biaya yang harus kamu keluarkan untuk membayar cicilan.

Jadi, misalkan kamu mengambil Kredit rumah dengan harga Rp 500 juta, Dp Rp 50 juta, dengan bunga fix 8,5% selama 3 tahun (36 bulan), dan lama angsuran 15 tahun, maka angsuran per bulan yang harus dibayarkan yaitu Rp4.431.328 dalam 36 bulan pertama. Sementara angsuran yang harus dibayarkan untuk 36 bulan berikutnya dengan bunga floating 12% yaitu sebesar Rp5.243.153.

Jika keseluruhan bunga dijumlahkan dalam waktu 15 tahun, maka total bunga yang harus kamu bayarkan yaitu Rp456.212.327. Sementara biaya KPR berkisar Rp31.500.000 dengan asumsi bunga 7% dari pokok pinjaman. Untuk info mengenai biaya KPR, selengkapnya bisa baca disini.

Sebelum mengajukan KPR, sangat disarankan untuk mengitung simulasinya terlebih dulu. Jika gambaran simulasi di atas masih membingungkan, kamu bisa menghitunganya melalui Kalkulator KPR yang bisa kamu lihat pada halaman Kalkulator KPR.

Nah, itulah simulasi menghitung KPR. Sebelum kamu memilih rumah KPR yang kamu inginkan, ada baiknya menghitung berapa kira-kira biaya yang akan kamu keluarkan untuk membayar DP, cicilan dan bunganya melalui Simulasi KPR. Hal tersebut sangat penting karena berkaitan dengan kondisi finansial kamu apakah mampu atau tidak membayarnya dalam jangka waktu sekitar 15 tahun.

Semoga informasi ini bermanfaat ya. Dan, selamat meraih impian memiliki rumah sendiri.

Harga Rumah500 juta
DP 10%50 juta
Bunga Fix8,5% selama 3 tahun
Asumsi Bunga Floating12%
Angsuran 36 bulan pertamaRp4.431.328
Angsuran setelah 36 bulanRp.5.243.153
Biaya KPRRp4.431.328

Sebaiknya menghitung simulasi KPR nya terlebih dulu agar bisa mengukur kemampuan finansial kamu

Formulir KPR Online

Data Rumah


Data Pribadi


Profesi