Pinjaman Uang

By: opik0740 comments

Pinjaman Uang Online Bank. Bunga, Cicilan dan bagaimana cara mengajukan pinjaman ke Bank

 

Pinjaman Bank merupakan salah satu solusi terbaik yang mungkin akan dipertimbangkan oleh setiap orang. Meskipun saat ini banyak lembaga keuangan seperti Koperasi, Leasing atau Bank Perkereditan Rakyat (BPR) namun sepertinya Pinjaman Uang ke Bank tetap menjadi pilihan terbaik.

Selain karena suku bunga pinjaman ke Bank cenderung lebih kecil, Masyarakat lebih memilih untuk mengajukan pinjaman ke Bank juga karena mereka lebih mempercayai Kredibilitas Bank dibanding jenis lembaga keuangan lainnya.

Sebelum mengajukan pinjaman Uang ke Bank, penting bagi Kamu mengetahui Jenis-Jenis pinjaman yang diberikan Bank. Karena salah memilih jenis pinjaman, bisa mengakibatkan ditolaknya pengajuan pinjaman Kamu.

Misalkan kamu mengajukan pinjaman Bank untuk keperluan usaha, namun saat ke Bank kamu mengajukan pinjaman konsumtif (untuk renovasi rumah misalnya), maka dipastikan pengajuan pinjaman Kamu akan ditolak.

Untuk memastikan kamu mengajukan pinjaman yang tepat, mari kita bahas Jenis-Jenis pinjaman Bank satu-persatu.

Jenis-Jenis pinjaman Bank

Bank membagi Jenis-Jenis pinjaman ke dalam dua kategori berdasarkan kegunaan atau fungsinya yaitu:

  • Pinjaman Produktif
  • Pinjaman Konsumtif

 

Pinjaman Produktif adalah jenis pinjaman yang bertujuan untuk keperluan modal usaha, modal kerja atau investasi.

 

Berdasarkan nilainya, pinjaman ini dibagi kembali menjadi pinjaman mikro, small, medium, komersial dan korporasi.

Contoh pinjaman produktif antara lain:

  • Pinjaman Modal Usaha
  • Kredit Konstruksi
  • Kredit Modal Kerja (KMK) untuk membiayai modal kerja usaha.
  • Kredit Investasi (KI) untuk keperluan investasi.
  • Kredit Perdagangan
  • Kredit pertanian
  • Kredit peternakan

Pinjaman Konsumtif adalah pinjaman yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat konsumtif

 

Contoh dari pinjaman konsumtif antara lain:

  • Kredit pemilihan rumah (KPR)
  • Kredit Kendaraan Bermotor
  • kredit multiguna (KMG)
  • kartu kredit
  • Kredit furniture
  • Kredit barang-barang elektronik
    keperluan-keperluan yang bersifat konsumtif lainnya.

Pinjaman Uang Dengan atau Tanpa Jaminan

Dengan atau tanpa adanya agunan (jaminan) Kamu bisa Mengajukan pinjaman produktif maupun pinjaman konsumtif. Maksudnya pinjaman produktif ada yang diharuskan menjaminkan (agunan) tertentu ada pula yang tanpa agunan. Begitu juga dengan pinjaman konsumtif, ada yang diharuskan mengagunkan suatu barang ada pula yang tidak.

Contoh pinjaman konsumtif dimana kamu harus mengagunkan suatu barang sebagai jaminan misalnya:

  • Kredit Rumah (KPR)
  • Kredit Multi Guna (KMG)

Kedua contoh pinjaman di atas, sama-sama menggunakan rumah sebagai agunan nya.

Sedangkan salahkan contoh kredit konsumtif yang tidak memerlukan jaminan untuk diagunkan misalnya adalah Kredit Tanpa Agunan (KTA). Atau jika kamu pernah melihat iklan pinjaman uang atau pinjaman tunai seperti:

  • Dana cepat tanpa jaminan
  • Pinjaman tanpa agunan
  • Pinjaman uang online tanpa jaminan dan syarat
  • KTA tanpa kartu kredit

Itu merupakan contoh lain dari kredit konsumtif yang tidak memerlukan jaminan.

Bunga Pinjaman Bank

Jika kamu mencari Pinjaman Tanpa Bunga, hal itu merupakan hal yang sulit untuk ditemukan saat ini. Semua Bank pasti akan membebankan bunga pada setiap pinjaman nya. Termasuk pinjaman di Bank Syariah. Bedanya hanya pada skema dan akad.

Besar bunga pinjaman berbeda-beda tergantung kepada:

  • Jenis pinjaman,
  • Besar pinjaman
  • Lama pinjaman
  • Bank
    Dll

Misal Bunga Pinjaman Bank BRI tentu saja akan berbeda dengan Bunga Pinjaman Bank BCA, Karena setiap bank memiliki kebijakan yang berbeda pula.

Cara Pinjam Uang di Bank

Banyak yang bertanya bagaimana cara pinjam uang di bank, cara pinjam uang di bank bca, cara pinjam uang di bank bri atau bagaimana cara daftar pinjaman bank bri. Padahal cara pinjam uang di Bank hampir semuanya sama.

  1. Kunjungi kantor cabang Bank terdekat. Hampir setiap kantor cabang bank memiliki staff untuk melayani pinjaman. Jika kebetulan cabang tersebut tidak melayani permintaan pinjaman, kamu akan diarahkan ke kantor cabang terdekat yang bisa.
  2. Temui marketing. Di kantor bank, Kamu akan diarahkan kepada staff Marketing kredit yang akan memandu proses pinjaman kredit Kamu. Ceritakan kebutuhan dan kondisi kenapa kamu membutuhkan pinjaman. Dengarkan saran dan masukan dari Marketing.
  3. Persyaratan dan Dokumen. Tanyakan persyaratan dan dokumen apa saja yang harus dilengkapi agar bank bisa memproses pengajuan pinjaman Kamu. Lengkap atau tidaknya hal ini akan memengaruhi lama dan sukses atau tidaknya pengajuan pinjaman Uang Kamu.
    Setelah persyaratan dan formulir pengajuan lengkap, berikan semuanya kepada Marketing agar pengajuan bisa diproses

Setelah semua selesai, kamu tinggal menunggu proses pengajuan. Lama proses pengajuan pinjaman berbeda-beda tergantung kepada banyak faktor. Jadi harap bersabar.

Aplikasi Pinjaman Online

Cara mengajukan pinjaman diatas adalah cara mengajukan pinjaman yang biasanya dilakukan. Secara manual dan offline.
Namun berkat perkembangan teknologi internet yang semakin pesat, cara mengajukan pinjaman pun berubah. Beberapa jenis pengajuan pinjaman sekarang ini bisa dilakukan secara Online melalui komputer, smartphone ataupun tablet tanpa harus datang ke Bank ataupun ke lembaga pembiayaan.

Related post

Leave A Comment