Mengurus Akta Kelahiran 2020 Begini Cara-Caranya

Mengurus Akta Kelahiran

Setiap keluarga memang wajib mendaftarkan kelahiran anak ke dinas yang terkait selambat-lambatnya sekitar 60 hari setelah kelahiran si anak. Selain untuk catatan penduduk, mengurus akta kelahiran juga berfungsi agar mendapatkan pelayanan terbaik sesuai dengan haknya baik dari non pemerintah dan pemerintah.

Saat mendaftarkan akta kelahiran, anak juga akan terdaftar di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Selanjutnya nama anak akan masuk ke dalam kartu keluarga (KK) dan mendapatkan KTP.

Jenis-Jenis Akta Kelahiran

  • Akta Kelahiran Umum

Akta kelahiran yang dibuat berdasarkan dari laporan kelahiran Disdukcapil yang dimana laporan paling lambat sekitar 60 hari setelah kelahiran.

  • Akta Kelahiran Dispensasi

Akta kelahiran yang dibuat dengan waktu pelaporan lebih dari 60 hari setelah bayi lahir.

  • Akta Kelahiran Pengadilan

Pengurusan akta kelahiran ini memang lebih rumit jika dibandingkan dengan jenis akta kelahiran yang lainnya karena pelaporan akta kelahiran ini dibuat lebih dari 1 tahun setelah bayi lahir.

Cara Lengkap Mengurus Akta Kelahiran 2020

Agar mengurus akta kelahiran lebih lancar, kamu perlu memenuhi beberapa syarat. Kemungkinan untuk mengurus akta kelahiran ini berbeda-beda di setiap wilayah domisili. Dan khusus untuk Ibu Kota, untuk mengurus akta kelahiran bisa di:

  • Dinas
  • Suku Dinas
  • Seksi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kecamatan
  • Puskesmas Kecamatan
  • Rumah Sakit
  • Dan Loket Pelayanan Lainnya

UU Nomor 24 Tahun 2013 mengenai Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2006 mengatakan bahwa untuk melakukan pencatatan akta kelahiran dilakukan pada instansi pelaksana yang sesuai dengan wilayah domisili pelapor. Untuk pengurusannya bisa dilakukan saat hari kerja dan tidak dipungut biaya apapun.

Persyaratan Umum

Sebelumnya pelapor terlebih dahulu harus mengisi formulir yang disertai dengan materai Rp 6000.

  • Surat Keterangan Lahir dari Rumah Bersalin/Rumah Sakit/Puskesmas/Dokter/Bidan/Dukun Bayi/Tempat melahirkan lainnya
  • Surat Kelahiran yang bisa didapat dari Desa/Kelurahan
  • Fotocopy KTP/KK
  • Fotocopy Akta Kelahrisan suami-istri 2 lembar
  • Fotocopy KTP dua orang saksi kelahiran (ini hanya berlaku di beberapa daerah)

Persyaratan Khusus

Terdapat persyaratan khusus dan persyaratan ini wajib dipenuhi untuk kepengurusan akta kelahiran dispensasi:

  • Untuk anak yang tidak diketahui asal usulnya, perlu Surat Keterangan atau Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari kepolisian
  • Untuk anak yang tidak diketahui asal usulnya diperlukan keterangan medis
  • Bagi anak yang lahir di luar perkawinan perlu Kutipan Akta Kelahiran
  • Hasil penetapan pengadilan negeri kabupaten/kota setempat

Jika persyaratan sudah dipenuhi, maka si pemohon bisa menunggu mulai dari 5 hingga 30 hari kerja dan tanpa dikenakan biaya sama sekali.

Prosedur Kepengurusan

  • Pemohon datang ke Disdukcapil wilayah domisili dan menyerahkan dokumen lengkap di loket pelayanan.
  • Mengisi formulir pendaftaran.
  • Menandatangani buku register, dan untuk Akta Kelahiran Dispensasi perlu adanya dua orang saksi.

Dan sedangkan untuk Akta Kelahiran Pengadilan, maka prosedurnya yaitu:

  • Pemohon datang langsung ke Pengadilan Negeri yang terdapat di kota/kabupaten terdekat agar mendapatkan penetapan.
  • Membawa kelengkapan berkas-berkas yang dibutuhkan.
  • Mengisi formulir pendaftaran yang disediakan oleh petugas.
  • Menandatangani buku register yang disertai dengan 2 orang saksi.

Mengurus Akta Kelahiran yang Hilang

Cara lengkap mengurus Akta Kelahiran 2020 untuk akta yang hilang memang cukup mudah dan pemohon perlu memenuhi beberapa persyaratan, anta lain:

  • Surat pernyataan rusak/hilang dari yang pihak yang bersangkutan
  • Surat keterangan kehilangan dari kepolisian setempat
  • Fotocopy akta kelahiran yang hilang
  • Fotocopy KTP dan KK orang tua
  • Dokumen Imigrasi bagi WNA

Terlambat Mengurus

Jika kamu terlambat dalam mengurus akta kelahiran anak, maka akan ada denda yang perlu kamu bayarkan. Denda ini sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) di masing-masing wilayah. Besaran denda yang perlu kamu bayarkan mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 1 juta. Dan bisa jadi juga untuk mengurus keterlambatan akta kelahiran, prosesnya akan memakan waktu yang lebih lama.

Mengurus Akta Kelahiran untuk Anak yang Lahir di Luar Nikah

Berdasarkan Perpres Nomor 25 Tahun 2008 Pasal 52 Ayat 1 mengenai Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, untuk mengurus akta kelahiran anak yang lahir di luar nikah maka terdapat beberapa syarat yaitu:

  • Surat Keterangan Kelahiran dari Bidan/Dokter/Rumah Sakit/Dukun Anak/Penolong Kelahiran lain
  • Nama dan Identitas Saksi Kelahiran
  • KTP dan KK ibu

Rekomendasi Perumahan

Promo KPR

Bunga Mulai Dari

1 %

Ajukan sekarang sebelum naik