Mengenal Apa Itu Bridging Loan?

Apa itu bridging loan

Bridging loan– adalah jenis pinjaman jangka pendek yang digunakan perusahaan atau perseorangan untuk membayar kewajiban sebelum pembiayaan permanen cair.

Merujuk pada Investopedia, bridging loan adalah pinjaman jangka pendek yang digunakan perseorangan atau perusahaan sampai mendapatkan pembiayaan permanen atau untuk menyelesaikan kewajiban yang ada. Pinjaman ini memungkinkan debitur memperoleh dana cair segera untuk dapat memenuhi kewajibannya. Bridge loan bersifat jangka pendek sampai satu tahun, memiliki tingkat bunga yang tinggi, dan biasanya memiliki jaminan seperti properti atau inventaris.

Bagaimana Bisnis Memanfaatkan Bridging Loan?

Bisnis memanfaatkan pembiayaan sementara ini sebagai sumber dana cair yang dibutuhkan untuk menyelesaikan kewajiban.

Misalnya, sebuah perusahaan sedang melakukan perputaran modal yang diperkirakan akan kembali selama 8 bulan, maka bridging loan dibutuhkan untuk menutupi semua biaya yang dibutuhkan selama modal belum kembali. Biaya-biaya seperti utilitas, penggajian, sewa, dan biaya lainnya dapat tertutupi dengan suntikan dana cair dari bridging loan.

Selain itu, bridging finance dapat ditawarkan juga terhadap hampir semua properti atau tanah dan dapat digunakan untuk sejumlah alasan berbeda. Kegunaan utamanya adalah:

– Membeli properti dengan cepat—seperti pembelian lelang

– Membeli properti tidak layak huni

-Mendanai pemulihan properti atau pekerjaan konversi

-Pencegahan kepemilikan kembali

-Membeli properti di bawah nilai pasar.

Apa yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Mengambil Bridging Loan?

Karena sifatnya yang jangka pendek dan bunganya yang tinggi akan selalu ada kemungkinan terjadi gagal bayar pada masa jatuh tempo. Untuk itu perhatikan hal-hal di bawah ini sebelum mengambil bridging loan.

Pertimbangkan Biaya Total

Sebelum memutuskan mengambil pinjaman cari tahu dulu seluruh total biaya pinjaman, bukan hanya tingkat bunga. Seringkali penyedia layanan pinjaman membebankan biaya keluar yang besar, biaya pengelolaan dana dan biaya ‘tersembunyi’ lainnya.

Selalu minta perincian total biaya agar bisa membandingkan penyedia pinjaman layanan dengan lebih akurat.

Rencanakan Metode Pembayaran

Bahaya utama saat mengambil pinjaman bridging adalah bahwa Anda tidak akan dapat membayar kembali pinjaman pada akhir jangka waktu. Selalu rencanakan dengan matang bagaimana cara melunasi pinjaman tepat waktu.

Jika Anda merencanakan membayar pinjaman melalui penjualan properti, pastikan jangka waktu pinjaman cukup untuk Anda menemukan pembeli dan menyelesaikan transaksi. Karena kalau Anda terpaksa melakukan penjualan cepat maka bisa jadi Anda harus menjual properti dengan harga di bawah yang Anda inginkan.

 

 

Rekomendasi Perumahan

Promo KPR

Bunga Mulai Dari

1 %

Ajukan sekarang sebelum naik