Material Bangunan yang Dibutuhkan Saat Renovasi

Material bangunan yang dibutuhkan saat renovasi

Material Bangunan – Dalam proses renovasi rumah, material bangunan memainkan peranan penting. Karena itu, tidak ada ruginya untuk  tahu nama bahan-bahan bangunan sebelum memulai proses renovasi. Dengan tahu nama dan jenis material bangunan komunikasi kita dengan tukang dan pemilik toko bahan bangunan akan lebih nyambung.

Artikel ini tidak akan menguraikan berapa banyak bahan bangunan yang digunakan dalam proses renovasi, melainkan hanya akan membahas nama dan jenis material bangunan saja.

Besi

Material besi digunakan untuk memberi bentuk kokoh pada rumah. Dalam proses membangun rumah atau merombak, besi biasa dipakai untuk membuat tiang beton yang berfungsi sebagai kolom.

Setidaknya ada tiga jenis ukuran besi yang biasa dipakai yaitu besi berdiameter 8 milimeter (mm), 10 mm dan 12 mm.

Besi berukuran 8 mm umum digunakan sebagai rangka rumah satu lantai, sedangkan rumah dua lantai atau lebih sebaiknya menggunakan besi ukuran 10 atau 12 mm.

Jenis Besi Banci Atau Besi Full

Istilah banci di sini tidak ada hubungannya dengan gender. Perbedaan mendasar antara besi banci dan besi full terletak pada keakuratan ukuran.

Kalau Anda membeli besi banci ukuran 12 milimeter, maka bisa jadi besi yang Anda dapat berukuran 11,5 mm atau bahkan 10,5 mm. Namun untuk besi full maka ukuran besi tersebut akurat 12 mm, kalaupun ada toleransi, maka toleransinya akan sangat kecil.

Demi struktur rumah yang kuat pastikan Anda selalu memilih besi full!

Ceker Ayam

Ini adalah jenis besi yang digunakan sebagai pondasi rumah. Bentuknya seperti rangka balok berukuran 40 cm atau 60 cm. Kalau diperlukan Anda juga bisa memesan custom besi cakar ayam berukuran 80 cm.

Baca Juga  Cara Membuat RAB Rumah yang Mudah dan Praktis

Cincin

Besi cincin adalah besi berbentuk persegi panjang yang memiliki fungsi untuk mengikat kolom sloop. Besi ini biasa dijual dalam ukuran standar yaitu 10 x 15 cm dan 10 x 20 cm.

Material Bangunan untuk Dinding,Batu Bata

Batu bata merupakan material bangunan yang digunakan sebagai konstruksi dinding atau pagar. Walaupun sekarang ini sudah banyak material pengganti seperti gypsum atau bambu yang diolah, batu bata masih tetap digemari karena karakteristiknya yang kuat, murah, dan mudah ditemukan.

Ada dua jenis batu bata yang biasa digunakan untuk membangun dinding, yang pertama adalah batu bata tradisional atau dikenal dengan batu bata merah, kemudian ada bata hebel.

Batu Bata Merah

Ini adalah jenis bata yang sudah dikenal masyarakat sejak lama. Bata merah terbuat dari tanah liat yang dicetak membentuk balok kemudian dibakar dengan suhu tinggi sampai struktur tanah mengering ,mengeras, dan berwarna kemerah-merahan seperti bata yang biasa kita lihat.

Struktur rumah yang dibangun dari bata merah akan lebih kuat karena komponen tanah yang menyatu dan rapat. Selain itu bata merah juga bisa memberikan efek sejuk pada rumah dan tahan api.

Bata Hebel

Bata hebel merupakan bata jenis inovasi yang merupakan produk pabrikan. Biasa disebut bata ringan, material bangunan ini terbuat dari campuran pasir kuarsa, semen, kapur, gypsum, air dan almunium pasta sebagai bahan pengembangnya.

Walaupun memiliki beberapa kelebihan dibandingkan bata merah seperti daya serap air yang rendah dan bentuk yang lebih presisi, bata hebel memiliki beberapa kekurangan yang juga harus jadi bahan pertimbangan.

Untuk merekatkan bata hebel dibutuhkan perekat khusus yaitu semen instan yang tentunya ini akan menambah jumlah anggaran Anda.

Material Bangunan Bondek

Bondek adalah lapisan bawah cor dari bangunan lantai dua. Material bangunan ini merupakan pengganti triplek kayu.

Material bangunan ini berbentuk seperti plat besi yang bergelombang untuk menguatkan struktur bangunan. Kalau Anda pernah melihat bangunan lantai satu yang tidak diberi plafon dan di bagian langit-langitanya ada lapisan besi berlekuk, itulah yang dinamakan bondek.

Baca Juga  Pinjaman Uang untuk Renovasi Rumah

Wiremesh

Wiremesh bisa disebut sebagai “anyaman” besi atau baja. Material bangunan ini merupakan rangkaian paralel besi atau baja yang “dianyam” tegak lurus sehingga saling menyilang.

Fungsi utama wiremesh dalam konstruksi adalah sebagai pagar, saringan grills, atau penguatan beton.

Material Bangunan Batu Split/Koral

Batu Split/Koral adalah material bangunan yang terbuat dari batu besar yang dipecah sehingga berbentuk batu kecil-kecil.

Bongkahan batu dipecah dengan menggunakan mesin penghancur untuk kemudian disortir berdasarkan ukurannya. Batu split dijual dalam ukuran standar o-5 mm, 10-20 mm, 20-30 mm, dan 30-50 mm

Fungsi utama batu split dalam proses konstruksi adalah sebagai bahan campuran untuk membuat beton cor bersama semen dan pasir.

Material Bangunan Pasir

Dalam proses renovasi, pasir berupakan material bangunan yang sangat penting karena memiliki banyak fungsi. Namun, pada dasarnya pasir merupakan bahan campuran.

Toko bahan bangunan biasa menjual pasir dalam ukuran satu truk atau satu bak. Agar lebih pasti, Anda perlu menanyakan ukuran truk atau pick up dalam meter kubik.

Campuran pasir dan semen bisa digunakan sebagai bahan perekat bata, sebagai bahan plester, dan kalau ditambah dengan batu split bisa menjadi bahan beton cor.

Material Bangunan Kayu

Triplek

Juga dikenal sebagai kayu lapis/ply wood, triplek dibuat dengan merekatkan beberapa lembaran kayu menjadi satu kayu lapis yang lebih tebal. Setiap lapisan ditumpuk dengan jumlah yang ganjil untuk menciptakan konstruksi yang lebih kokoh.

Ply wood banyak ditemukan di pasaran dengan panjang 2440 mm dan lebar 1220 mm, dan ketebalan bervariasi. Tergantung jenisnya, triplek bisa digunakan untuk membuat perabot, atau lapisan lantai kayu.

Kayu Kaso

Material bangunan ini adalah jenis kayu yang biasa digunakan sebagai penopang plafon sekaligus untuk mengecor. Bentuknya lebih pipih jika dibandingkan dengan kayu balok yang biasa digunakan sebagai kuda-kuda atap rumah.

Baca Juga  Kendala Saat Renovasi Rumah

Kayu kaso sendiri terbagi-bagi lagi jenisnya tergantung pada jenis kayu yang digunakan. Jenis kayu yang umum dijadikan kayu kaso adalah kayu yang cukup kuat seperti meranti, borneo, kamper, dan jati.

Dipasaran, kayu kaso dijual dalam ukuran 4 cm x 6 cm dan 5 cm x 7 cm dengan panjang 4 meter.

Semen, Material Bangunan Pengikat

Dalam konstruksi, semen merupakan bahan pengikat. Semen bersifat mengeraskan dan membentuk material. Bersama –sama dengan pasir dan kerikil semen berfungsi sebagai bahan pembuatan beton cor. Campuran  semen dan pasir juga berfungsi merekatkan batu bata.

Di toko bahan bangunan semen biasa dijual per sak yang berisi 50 kg. Jika mau dikonversi ke ukuran meter kubik, maka satu sak semen dapat mengisi penuh wadah dengan ukuran isi 0,024 m3 .

Mortar, Semen Instan

Semen mortar adalah semen instan untuk merekatkan bata hebel. Material bangunan ini diproduksi dengan bahan dasar semen, pasir, filler, dan zat additive yang diformulasi khusus.

Karena bersifat instan, maka semen mortar adalah jenis semen siap pakai. Sebelum mengaplikasikannya, semen hanya perlu diaduk dengan air sampai mencapai konsistensi yang diinginkan.

Harga semen mortar yang digunakan untuk merekatkan bata ringan dijual dengan kisaran harga Rp150.000/ sak 40 kg.

Pipa

Pipa adalah selongsor bundar yang digunakan untuk mengalirkan air atau gas. Dalam proses renovasi rumah, pipa akan digunakan kalau Anda berniat merombak atau menambah instalasi saluran air, baik air bersih, air hujan, maupun air kotor.

Selain sebagai jalur air, pipa juga bisa digunakan untuk melindungi kabel-kabel listrik demi keamanan.

Knee

Material bangunan ini adalah material jenis pipa yang berbentuk huruf “L”. Pipa knee berfungsi untuk menyambungkan antara pipa PVC yang satu dengan pipa PVC lainnya.

Knee/elbow dijual dalam tiga jenis, yaitu knee polos, knee ulir, dan knee 45°. Tentunya masing-massing ada kegunannya sendiri-sendiri.

Rekomendasi Perumahan

Promo KPR

Bunga Mulai Dari

1 %

Ajukan sekarang sebelum naik