fbpx
kpr rumah second

KPR Rumah Second

KPR Rumah Second • Di tengah-tengah promo KPR rumah yang ditawarkan bank-bank terkemuka akhir-akhir ini, teman saya berbagi cerita mengenai pengalamanya membeli rumah second atau rumah bekas.

Tahapan Mengajukan KPR Rumah Second

KPR Rumah Second / Bekas

Jadi, beli rumah second bisa di KPR ke bank? Awalnya, saya kurang tertarik untuk membeli rumah bekas. Karena saya fikir rumah second itu tidak bisa di KPR-kan ke bank. Tapi setelah teman saya menjelaskan tentang cara membeli rumah second dengan KPR ke bank, saya jadi berfikir kenapa tidak membeli rumah second saja ya?

Kelebihan membeli rumah bekas dibandingkan dengan rumah baru adalah dengan membeli rumah second kita bisa menentukan sendiri lokasi rumah nya sesuai dengan kebutuhan.  Kita bisa bebas memilih lokasinya tidak jauh dari tempat bekerja, akses transportasinya mudah dijangkau atay yanglokasinya dekat dengan Mall.

Kita bisa membeli rumah second secara KPR ke bank dengan proses yang sebenarnya relatif lebih mudah. Hampir sama dengan proses KPR rumah baru lewat developer. Kuncinya, kita hanya tinggal mengikuti prosedur pengajuan KPR rumah second dengan benar, agar pengajuan KPR kita bisa diterima.

Perlu diingat pula, saat mengajukan KPR Rumah second adalah bahwa kamu akan mengajukan permohonan KPR kepada Bank. Artinya kamu harus mempersiapkan dan memperhatikan beberapa hal agar pengajuan KPR Rumah second kamu berjalan lancar sampai Akad Kredit.

Tulisan ini akan memberikan informasi terlengkap seputar cara membeli rumah second dengan KPR ke bank. Bagi kamu yang berminat untuk membeli rumah second dengan KPR ke bank, baca tips mengajukan KPR Rumah second ini sampai selesai.

Apa saja persiapannya dan bagaimana cara membeli rumah second dengan KPR ke bank? berikut ulasan selengkapnya:

Menghitung Kemampuan Keuangan

cara kpr rumah second

Membeli properti seperti rumah bekas tentunya membutuhkan uang yang tidak sedikit. Kamu sebagai calon pembeli perlu mempertimbangkan harga rumah, uang muka, biaya appraisal dan biaya KPR serta membandingkannya dengan kemampuan dan kondisi keuangan kamu sendiri.

Harga Rumah

Hal pertama yang menjadi pertimbangan penting dalam membeli rumah second adalah menentukan rumah dengan harga yang sesuai dengan gaji dan kemampuan kamu dalam mencicil setiap bulannya.

Perhitungan kasarnya, jika harga rumah bekas yang kamu pilih adalah Rp. 300 juta. Dengan pertimbangan tenor waktu 15 tahun dan suku bunga 13.0%, Cicilan rumah yang harus kamu bayarkan adalah sekitar 3 juta rupiah per bulan. Agar bisa mengajukan KPR rumah second dengan harga 300 juta, maka gaji perbulan kamu minimal Rp. 6 juta.

Biaya Appraisal

Appraisal merupakan penilaian yang dilakukan oleh Bank dengan menunjuk Pihak ketiga atau dari internal Bank itu sendiri.

Kamu sebagai pembeli akan dikenakan biaya untuk proses appraisal ini. Besar biaya Appraisal berkisar antara Rp. 750 ribu sampai dengan 1.5 juta tergantung kepada Bank yang digunakan dan lokasi rumah berada.

Uang muka

Uang muka merupakan syarat wajib yang harus dibayarkan dalam proses KPR. Walaupun tiap bank terkadang memiliki perarturan berbeda mengenai besaran Uang Muka yang harus dibayarkan, namun kisaran rata-rata uang muka pembelian rumah second adalah 20% dari harga rumah.

Biaya KPR

Biaya-biaya KPR wajib kamu bayarkan setelah kamu dinyatakan lolos KPR dan menerima SP3K, tepatnya sebelum melaksanakan akad KPR.

Besarnya biaya KPR ini tidak tetap karena tergantung kepada banyak hal seperti Bank yang digunakan, harga rumah, lokasi rumah dan lain-lain. Namun rata-rata biaya KPR biasanya berkisar antara 5% sampai dengan 6% dari plafond yang dikeluarkan oleh Bank

Kalkulator Kemampuan Keuangan


Rp.

Rp. /bulan


Rp.

Rp.


Cari & Pilih Rumah

cara kpr rumah second (3)

Setelah berhitung dan mempertimbangkan gaji serta kemampuan kamu dalam mencicil serta membayar biaya-biaya KPR, sekarang waktunya kamu mencari rumah dengan range harga yang sesuai dengan perhitungan tadi.

Jika telah menemukan rumah yang cocok dengan keuangan kamu, pastikan juga rumah bekas tersebut memenuhi syarat dan kriteria agar bisa diajukan melalui KPR. Jika salah satu syarat tersebut tidak terpenuhi, maka pengajuan KPR rumah second tidak bisa dilakukan.

Syarat Agar Rumah bisa di KPR-kan

  • Akses Menuju Rumah harus bisa Dilewati Mobil dengan mudah
  • Pastikan rumah tidak berada di lokasi rawan banjir
  • Sertifikat wajib SHM atau SHGB. Rumah dengan sertifikat AJB, PPJB atau girik tidak akan bisa di KPR kan ke bank
  • Wajib melampirkan bukti pembayaran PBB (pajak bumi dan bangunan) serta IMB (izin mendirikan bangunan)
  • Wajib melampirkan bukti pembayaran PBB (pajak bumi dan bangunan) serta IMB (izin mendirikan bangunan)
  • Jarak rumah harus lebih dari 100 meter dari area pemakaman terdekat
  • Jarak rumah harus lebih dari 100 meter dari tiang sutet yang terdekat

Negosiasi Dengan Penjual

cara kpr rumah second (4)

Kamu sudah memilih rumah bekas atau second yang akan dibeli dengan cara KPR, setelah itu langkah selanjutnya adalah untuk melakukan negosiasi harga jual rumah dengan penjual.

Kamu harus tahu, bahwa langkah negosiasi ini penting untuk dilakukan. Jika kamu bisa melakukan nego dengan baik kepada pihak penjual, maka bisa membuat kamu berhemat uang lebih banyak lagi saat beli rumah bekas.

Apa saja hal-hal yang perlu dinegosiasikan dengan pihak penjual, yaitu:

  • Harga Jual: Menawar harga jual rumah hingga mendapatkan harga terbaik dan mencapai kesepakatan diantara keduanya.
  • Pajak Penjual & Pembeli: Menyepakati mengenai pembayaran pajak penjual dan pembeli, apakah akan dibayar masing-masing pihak atau akan ditanggung oleh salah satu pihak
  • Booking Fee/Tanda Jadi: Booking fee atau uang tanda jadi kamu berikan dengan tujuan agar penjual tidak menawarkan atau menjual rumah yang kamu incar kepada orang lain selama periode tertentu.

    Yang harus disepakati disini adalah:
    • Nilai Booking Fee,
    • Apakah booking fee mengurangi nilai Uang Muka atau tidak,
    • berapa lama rumah tidak boleh ditawarkan kepada orang lain,
    • bisakah booking fee dikembalikan jika KPR nya gagal atau batal

Tips untuk negosiasi dengan penjual rumah bekas yang menguntungkan sebagai berikut:

  • Membeli rumah tanpa perantara, maksudnya kamu harus berhubungan langsung dan menemui pihak penjualnya, bukan melalui pihak yang diwakilkan oleh penjual atau pihak ke-3. Dengan begitu, harga yang ditawarkan biasanya akan lebih rendah jika dibandingkan dengan harga melalui peantara
  • Pilih Broker yang Tepat. Jika memang harus melalui perantara atau broker, pilihlah broker yang tepat dan terpercaya serta memiliki track record yang bagus. Broker ini dapat membantu kamu sebagai perantara sebelum membeli rumah bekas. Broker juga dapat membantu dalam pengurusan dokumen KPR kamu
  • Ketahui Usia Bangunan Rumah. Penting untuk kamu mengetahui berapa usia bangunan dari rumah second yang akan dibeli. Umumnya, jika usia bangunan kurang dari 10 tahun, masih bisa dibilang bangunan baru. Sementara itu, jika sudah memasuki 20 tahun bahkan lebih, usia bangunanya sudah tua dan harga rumah tentu akan lebih rendah.
  • Cek Kondisi Lingkungan sekitarnya. Jika rumah tersebut terletak di lokasi yang strategis, dengan dengan sarana pendidikan, fasilitas umum serta transportasi dan lainya bisa menaikan harga appraisal. Jika tidak, kita bisa menawar kembali harga rumah tersebut
  • Cek Kelengkapan Dokumen, rumah bekas tersebut harus memiliki dokumen yang lengkap seperti SHM, IMB, surat pajak PBB yang sudah lunas serta dokumen lainya yang akan diperlukan. Selain itu, jika memang dokumen lengkap maka kamu tidak perlu khawatir dengan legalitas hukum kepemilikan rumah tersebut.
  • Cek harga pasaranya. Pada tahap appraisal, pihak bank akan melakukan survey harga rumah bekas tersebut di pasaran. Namun, Anda juga bisa melakukan survey mengenai harga jual rumah second yang diinginkan.

Ajukan KPR Melalui KPR Online

cara kpr rumah second (5)

Kamu sudah memasuki tahap inti dari semua proses pengajuan KPR rumah second untuk membeli hunian idaman kamu, saatnya mulai mengajukanya KPR ke Bank.

Untuk mempermudah pengajuan KPR ke bank, sekarang kamu bisa mengajukan KPR secara online, lewat KPR.Online.

Dengan KPR Online, kamu tidak lagi perlu melakukan registrasi ke bank langsung, cukup lakukan registrasi secara online melalui kami. Ikuti petunjuknya, dan kamu sudah bisa ajukan KPR rumah second dengan mudah.

Proses Penilaian / Appraisal

cara kpr rumah second (6)

Seperti telah diulas di awal sebelumnya, appraisal merupakan proses penilaian kelayakan, baik itu kelayakan kamu sebagai peminjam ataupun penilaian terhadap rumah yang akan di KPR-kan.

Bank akan melakukain Penilaian Personal dengan cara memverifikasi data dan persyaratan yang kamu kirimkan. Kemudian dari data tesebut, Bank akan menilai karakter & kualitas keuangan kamu melalui proses IDEB / BI checking.

Sedangkan untuk Appraisal Rumah, Bank akan melakukan survey dengan datang langsung ke lokasi rumah yang ingin dibeli.  Tujuannya adalah untuk mengecek antara dokumen pengajuan kredit dengan kenyataanya di lapangan serta menilai harga rumah berdasarkan luas tanah, kondisi bangunan dan harga pasaran rumah di lokasi tersebut.

Hasil survey tersebut yang nantinya menentukan harga rumah bekas yang kita inginkan. Harga berdasarkan hasil Appraisal bisa berbeda dengan harga rumah yang diajukan penjual, bisa lebih rendah atau bahkan lebih tinggi.

Nantinya, hasil Appraisal tersebut akan menjadi patokan dari pencairan dana KPR yang akan diberikan pada calon pembeli dan bukan harga yang diberikan oleh penjual.

Proses appraisal rumah ini bisa di lakukan oleh pihak internal Bank itu sendiri atau melalui pihak ketiga (KJPP) yang langsung di tunjuk oleh Bank.

SP3K

cara kpr rumah second (7)

Keputusan diterima atau tidaknya pengajuan KPR Rumah Second yang kamu ajukan, akan di lakukan setelah Bank selesai melakukan proses appraisal. Jika Bank setuju dan menerima pengajuan KPR kamu, maka bank akan mengirimkan Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit atau yang lebih dikenal dengan SP3K.

selain menyatakan bahwa mengajuan KPR kamu telah di terima oleh Bank, surat ini juga berisi penjelasan lebih rinci mengenai biaya-biaya KPR yang harus kamu bayarkan, cicilan perbulan, besar bunga  dan informasi penting lainnya.

SPK juga menjelaskan tentang penunjukan pihak notaris yang akan mengurusi segala bentuk dokumen resmi dalam persetujuan pihak kamu sebagai debitur.

Jika kamu setuju dengan isi dari SP3K yang dikirimkan, maka langkah terakhir dalam proses pengajuan KPR Rumah Second ini adalah penandatanganan Akad Kredit

Akad

cara kpr rumah second (8)

Sebelum melakukan tanda tangan akad kredit, pastikan kamu sudah membaca SPK dari pihak bank dengan detail, karena akan ada informasi penting seputar biaya KPR yang harus ditanggung pihak nasabah seperti biaya sertifikat dan biaya pajak penjualan.

Selain itu, besaran biaya penalty dari sisa pokok kredit juga tertera dalam SPK, siapa tahu lain waktu kamu ingin melakukan pelunasan KPR lebih cepat.

Biaya notaris juga akan menjadi tanggungan nasabah.

Selesai membaca seluruh SPK, maka kamu sebagai pembeli akan memiliki dua akad sekaligus. Akad jual beli (antara pembeli dan penjual) serta akad kredit (antara pembeli dengan bank KPR).

Sebelum menandatangani SPK, ada hal-hal yang harus kamu lakukan:

Melunasi biaya KPR serta biaya notaris, setelah itu buat jadwal untuk penandatanganan akad kredit kepada pihak bank pemberi KPR serta notarisnya. Siapkan persyaratan yang diminta sebelum datang ke notaries (KTP dan lain-lain).

Pihak notaris akan memeriksa kelengkapan dokumen tersebut. Kemudian, kamu sebagai pembeli rumah, pihak penjual rumah (suami-istri) dan pihak bank, bersama-sama akan menandatangani akad tersebut, lalu pihak notaries akan membacakan hak serta kewajiban kepada masing-masing pihak.

Sudah sampai di tahap penandatanganan Akad Kredit ini, proses membeli rumah second sudah dianggap selesai.

Setelah penandatanganan Akad Kredit & Akad Jual Beli, pihak bank juga akan segera melakukan transfer dana uang pembelian kepada pihak penjual rumah. Pihak notaris juga akan memproses mengenai balik nama sertifikat rumah menjadi atas nama pembeli. Sedangkan sertifikat rumah bekas, PBB dan IMB yang sudah dibuatkan oleh notaris akan diambil oleh pihak bank sebagai jaminan dari kreditur.

© All rights reserved