KPR Bank MEGA

kpr bank mega

Mencari rumah bukanlah perkara yang mudah. Kamu perlu mempertimbangkan lokasinya yang strategis, harganya yang sesuai isi dompet, hingga proses pembeliannya. Namun kamu akan merasa sangat terbantu dengan memilih Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Program KPR ini telah disediakan oleh berbagai perbankan di Indonesia, salah satunya Bank Mega. Dengan memilih KPR Bank Mega, kamu dipastikan akan mendapatkan beragam keuntungan.

KPR di Bank Mega mampu memenuhi kebutuhan dana tunai yang besar. Hal ini dikarenakan kamu hanya perlu menyediakan uang muka saja serta tidak perlu menyiapkan dana dalam jumlah besar. Selain itu, KPR di Bank Mega juga memberikan keringanan besar angsuran. Pasalnya, ekspektasi peningkatan penghasilan dan mengingat KPR berlangsung dalam jangka panjang. Untuk lebih jelasnya, kamu simak saja info lengkap mengenai KPR Bank Mega berikut ini.

Ketentuan KPR Bank Mega

Untuk kamu yang ingin mengajukan KPR di Bank Mega, ada beberapa ketentuan dan persyaratan yang perlu untuk kamu penuhi terlebih dahulu. Berikut ulasannya.

Pendapatan minimum per bulan Rp. 3.000.000
Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
Usia maksimal 60
Pekerjaan sebagai karyawan, wiraswasta, pengusaha atau profesional dengan masa kerja/usaha minimal 2 tahun
WNI dan bertempat tinggal di Indonesia
Memiliki NPWP pribadi

Selain ketentuan dan persyaratan di atas, kamu juga perlu untuk melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Persyaratan dokumen yang perlu dipenuhi tergantung profesi kamu sebagai pemohon. Adapun berkas dokumen yang diperlukan tersebut ialah sebagai berikut.

Karyawan

Fotokopi KTP, Kartu Keluarga, Surat nikah atau cerai
Fotokopi NPWP
Pas foto terbaru pemohon dan pasangan
Fotokopi slip gaji terakhir atau surat keterangan penghasilan
Fotokopi SK pengangkatan pegawai tetap
Form aplikasi kredit
FC giro atau tabungan Bank Mega setidaknya tiga bulan terakhir
Fotokopi SPT Pph Ps.21
FC SHM/SHGB/ dan IMB

Wirausaha

Form aplikasi kredit
Fotokopi KTP, Kartu Keluarga, Surat nikah atau cerai
Pas foto terbaru pemohon dan pasangan
FC giro atau tabungan Bank Mega setidaknya tiga bulan terakhir
Fotokopi SPT Pph Ps.21
FC SHM/SHGB/ dan IMB
Fotokopi NPWP
Fotokopi akta pendirian perusahaan serta perubahannya, SIUP, TDP dan SITU

Profesional

Fotokopi NPWP
Fotokopi KTP, Kartu Keluarga, Surat nikah atau cerai
Pas foto terbaru pemohon dan pasangan
Fotokopi tabungan/giro di Bank Mega minimal 3 (tiga) bulan terakhir
Fotokopi SPT Pph Ps.21
Form aplikasi kredit
Fotokopi izin-izin praktek
Fotokopi SHM/SHGB/ dan IMB

Tips Mengajukan KPR Bank Mega Supaya Diterima

Untuk kamu yang ingin mengajukan KPR di Bank Mega, ada baiknya kamu simak beberapa tips yang kami bagikan berikut ini.

Menentukan properti

Sebelum mengajukan KPR di Bank Mega, ada baiknya kamu melakukan survey terlebih dahulu. Adapun cara yang bisa kamu tempuh ialah menghubungi pihak Bank Mega. Kamu bisa meminta informasi mengenai lokasi yang tersedia untuk diajukan KPR. Kamu pun bisa survey lokasi langsung. Setelah itu, kamu juga perlu mencari informasi tentang jual beli properti melalui koran, iklan, internet, maupun media lainnya. Selain itu, kamu juga bisa meminta bantuan jasa agen real estate atau agen properti.

Memahami properti

Sebelum kamu membeli rumah maupun properti lainnya, kamu perlu untuk memahami properti tersebut secara menyeluruh dan terperinci. Kamu harus perhatikan bagaimana kondisinya, berapa harganya, besarnya biaya perawatan, hingga biaya keamanan. Dengan mengetahui info tersebut, kamu bisa menghitung berapa nilai uang muka yang perlu kamu siapkan. Disamping itu, kamu juga bisa tahu berapa kisaran angsuran yang perlu kamu bayarkan.

Membayar biaya tanda jadi

Perlu untuk kamu ketahui, ada beberapa developer yang mewajibkan kamu untuk membayarkan biaya tanda jadi. Biaya tanda jadi ini difungsikan sebagai pengikat atau tanda booking supaya rumah tersebut tidak ditawarkan ataupun dibeli oleh orang lain. Maka dari itu, kamu harus memantapkan keputusan terlebih dahulu sebelum membayar biaya ini. Hal ini dikarenakan biaya tanda jadi biasanya tidak akan dikembalikan jika kamu batal membeli rumah tersebut. Mengenai besarnya biaya tanda jadi tersebut, semuanya tergantung pada developer. Meski begitu, kamu juga bisa melakukan negosiasi.