KPR Bank BJB Siapkan 364 M untuk KPR Rumah Murah

KPR bank BJB siapkan Rp364 M untuk KPR rumah murah

KPR Bank BJB – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten, Tbk (Bank bjb) akan menganggarkan Rp 364 miliar untuk pembiayaan perumahan. Dana yang digelontorkan KPR Bank BJB ini setara  dengan 3.400 unit rumah tahun ini.

Pembiayaan tersebut menggunakan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) alias subsidi kredit perumahan yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kami optimis akan mencapai target yang diberikan maksimum pada triwulan 3, dikarenakan kami saat ini memiliki 44 Kantor Cabang Penyalur FLPP dari 65 Kantor Cabang yang kami miliki. Untuk itu, kami mengharapkan penambahan kuota pada Triwulan ke-2 di bulan Juni 2020,” kata Direktur Utama Bank bjb, Yuddy Renaldi seperti dikutip dari keterangan resmi perusahaan, Jumat (27/12/2019).

Prestasi KPR Bank BJB dalam Menyalurkan FLPP

Keoptimisan Bank BJB bukan tanpa alasan, sepanjang 2019, Bank bjb telah menyalurkan FLPP sebesar 110% dari target unit rumah. Besarnya angka penyaluran KPR Bank BJB membuat perseroan dipercaya mendapat penambahan kuota sebanyak tiga kali sepanjang 2019.

Perlu diketahui, kalau Bank BJB bukan pemain baru di bidang FLPP. Bank milik pemerintah provinsi Jawa Barat dan Banten ini telah berkomitmen menyalurkan FLPP sejak 2016. Adapun total penyaluran FLPP sejak tahun 2016 sampai dengan saat ini berjumlah 3.857 unit. Sementara untuk total portofolio sebanyak Rp 439 miliar dengan rasio non performing loan (NPL) 0,1%.

Dalam pelaksanaannya, BankBJB telah melakukan 198 perjanjian kerja sama (PKS) dengan himpunan pengembang di bawah naungan sejumlah asosiasi. Sebut saja REI, APERSI, APERSI, APERNAS, HIMPERA dan PERUMNAS yang tersebar di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi sampai dengan Pulau Bali.

Tantangan Pengadaan Hunian Layak

Kebutuhan akan papan merupakan salah satu kebutuhan primer yang menentukan kualitas hidup masyarakat. Namun sayangnya data Badan Pusat Statistik (BPS) 2015 berkata lain. Perumahan di Indonesia masih mengalami defisit pasokan sebesar 7,6 juta hunian.

Kondisi ini membukakan peluang sekaligus tantangan bagi pelaku usaha maupun pemerintah untuk memenuhi kebutuhan hunian yang layak bagi penduduk.

Tantangan hadir dari tren harga properti yang selalu mengalami peningkatan setiap tahun berganti. Ditambah lagi opsi penyediaan uang muka yang ikut merangkak seiring pertumbuhan harga juga menjadi momok bagi masyarakat yang hendak mengakses pembiayaan kepemilikan perumahan.

Kredit pemilikan Rumah Murah dengan skema FLPP merupakan solusi bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki hunian yang layak. Karena itu, program ini terus digenjot pemerintah dan diminati masyarakat.

Bank BJB melalui KPR nya berusaha memenuhi kesenjagan antara kebutuhan hunian dan pengadaan hunian dengan berkomitmen menyalurkan FLPP.

 

 

Rekomendasi Perumahan

Promo KPR

Bunga Mulai Dari

1 %

Ajukan sekarang sebelum naik