Ingin Renovasi Rumah? Top Up KPR Saja

Top up kpr

Top up KPR – Setiap orang pasti ingin memiliki rumah yang nyaman. Namun, tak jarang orang-orang yang sudah memiliki rumah, karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya jadi lupa untuk mengurusnya. Pulang kerja karena terlalu lelah langsung meluncur kamar dan istirahat, tidak terlalu memerhatikan apakah kondisi rumah baik-baik saja atau ada yang rusak.

Rumah sendiri menjadi kebutuhan utama bagi hampir setiap umat baik yang sudah menikah maupun yang single. Mau bentuKnya rumah minimalis maupun rumah mewah, namun jika tidak dirawat dengan baik tentunya kondisi rumah menjadi tidak nyaman.

Oleh karena itu, bagi kamu yang sudah memiliki rumah, dijaga dan dirawatlah baik-baik. Karena di luar sana, masih banyak yang ingin memiliki rumah, namun belum bisa merealisasikan keinginannya karena terkendala biaya. Beruntunglah kamu yang sudah bisa memiliki rumah sendiri melalui program KPR yang pelunasannya bisa dicicil per bulan.

Baca juga: Kredit Perumahan dan Jenis-jenis KPR

Mengikuti program KPR bukan hanya memberikan keuntungan dimana pelunasannya dapat dicicil, tapi juga diperbolehkan mengajukan top up jika ada kebutuhan mendesak. Misalnya, ternyata kamu ditempatkan pada kondisi dimana ada bagian rumah kamu yang rusak, ingin memperbaikinya tapi kondisi finansial sedang tidak memungkinkan, solusinya kamu bisa memilih top up KPR.

top up kpr

Apa yang dimaksud Top up KPR?

Top up KPR merupakan salah satu fasilitas pinjaman yang ditawarkan lembaga perbankan untuk menambah tenor pinjaman nasabah. Top up ini umumnya yang menawarkan adalah pihak bank yang sebelumnya menjadi tempat kamu mengajukan KPR.

Untuk mengajukan top up ini sistemnya sama seperti saat mengajukan KPR, yaitu melalui tahapan penilaian kembali (appraisal) rumah yang kamu miliki. Dan, umumnya pihak bank akan acc jika kamu sudah melunasi setengah periode dari masa pinjaman yang kamu ambil dan memiliki histori pelunasan cicilan yang baik.

Baca Juga  Syarat Rumah DP 1 Persen

Umumnya, orang yang memiliki histori pelunasan cicilan yang baik ini peluangnya acc-nya lebih besar dibandingkan orang-orang yang sering nunggak cicilannya. Jadi, jika ingin mengajukan top up, pastikan kamu memiliki riwayat pembayaran cicilan yang baik ya.

Jika kamu tertarik untuk mengjaukan top up, biasanya pihak bank akan menilai kembali (appraisal) rumah yang kamu jadikan jaminan pinjaman. Setelah proses appraisal selesai dan semisal di acc, selanjutnya pihak bank akan memberi tahukan harga pasaran rumah kamu. Kemudian, pihak bank akan memberikan pinjaman tambahan maksimal 80% dari harga rumah kamu.

Untuk syarat-syarat mengajukan top up terbilang mudah, kamu hanya perlu menyiapkan beberpa dokumen seperti: fc e-KTP, fc NPWP, FC KK, fc surat nikah (bagi yang sudah menikah), pas foto 3×4, dan lain sebagainya. Informasi lengkap mengenai syarat-syaratnya akan dibahas pada artikel berikutnya.

Semoga informasi ini bermanfaat. Jangan lupa, share ke orang-orang sekitar kamu ya.

Promo KPR

Bunga Mulai Dari

1 %

Ajukan sekarang sebelum naik