gadai sertifikat rumah di BPR
4.5/5

Gadai Sertifikat Rumah di BPR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Saat ini mengajukan pinjaman ke bank ataupun pegadaian banyak dipilih masyarakat guna memenuhi segala kebutuhannya. Dalam mengajukan pinjaman dana tersebut, kamu bisa menggunakan barang berharga sebagai jaminan, salah satunya ialah sertifikat rumah. Ada banyak pihak pemberi jaminan yang bersedia memberikan jaminannya berkat sertifikat rumah tersebut, diantaranya Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Dengan gadai sertifikat rumah di BPR, kamu akan mendapatkan banyak keuntungan.

gadai sertifikat rumah di BPR

Mengajukan pinjaman dengan menggunakan sertifikat rumah sebagai jaminan memang menjadi pilihan paling tepat jika kamu membutuhkan tambahan dana yang cukup besar guna mengembangkan bisnis. Hal ini dikarenakan apabila menggunakan BPKB, maka pinjaman dana yang akan kamu peroleh tidak akan sebanyak menjaminkan sertifikat rumah. Pasalnya, besarnya limit pinjaman dana yang akan diberikan tergantung dari jenis barang berharga yang dijadikan jaminan. Untuk lebih jelasnya, kamu simak saja info lengkap mengenai gadai sertifikat rumah di BPR berikut ini.

Keuntungan Gadai Sertifikat Rumah di BPR

Berikut ini adalah berbagai keuntungan gadai sertifikat rumah di BPR yang nantinya bisa kamu dapatkan.

1. Rumah masih bisa ditinggali

Keuntungan yang pertama ialah rumah atau bangunan yang kamu jadikan jaminan di BPR masih bisa kamu tinggali. Yang kamu berikan ke bank hanyalah sertifikat rumahnya saja, bukan rumah. Dengan begitu, kamu tidak perlu repot-repot pindah ke rumah baru setelah mengajukan pinjaman kredit ke BPR.

2. Bunga kecil

Keuntungan selanjutnya ialah kamu akan dikenai bunga pinjaman dari BPR yang lebih murah dibandingkan pihak pemberi jaminan lainnya. Selain itu, pada umumnya BPR memberikan bunga kredit yang jauh lebih kecil dari pinjaman dengan jaminan barang berharga lainnya. Maka jangan heran apabila banyak orang memilih gadai sertifikat rumah di BPR daripada menggunakan jaminan lain. Perlu untuk kamu ketahui, pada umumnya BPR akan menetapkan bunga 9-12% untuk pinjaman setahun, 10-14% dengan jangka kredit 2 tahun, serta 15 persen untuk masa kredit 3 tahun. Semakin lama jangka waktu pinjaman, maka semakin besar pula bunga yang akan dikenakan.

3. Jumlah pinjaman lebih besar

Dengan menggunakan sertifikat rumah, kamu akan mendapatkan besaran pinjaman yang lebih maksimal. Kamu pastinya menginginkan pinjaman kredit yang sebesar-besarnya terhadap barang jaminan yang kamu ajukan. Apabila kamu berpikir demikian, sudah tepat apabila jaminan yang kamu ajukan adalah rumah. Tiap bank umumnya memberi pinjaman maksimal 70-80% dari nilai jaminan. Misalnya, apabila nilai agunan rumah senilai 500 juta, maka bank siap mencairkan pinjaman sebesar 400 juta.

Syarat Gadai Sertifikat Rumah di BPR

Sebelum kamu mengajukan kredit, kamu harus perhatikan persyaratan yang berlaku. Pada dasarnya persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing BPR tidak berbeda jauh. Langsung saja, berikut ini adalah persyaratan yang secara umum harus kamu penuhi sebagai calon peminjam.

  • Usia minimal 21 tahun.
  • Usia maksimal ketika pelunasan pinjaman ialah 55 tahun untuk karyawan swasta, sedangkan usia 60 tahun untuk professional serta pengusaha.
  • Mampu mengangsur tiap bulannya dengan besaran yang telah disepakati sebelumnya.
  • Memiliki penghasilan tetap atau gaji tiap bulannya.
  • Masa kerja minimal 2 tahun. Hal ini berlaku untuk karyawan.

Setelah itu, kamu juga perlu melengkapi dokumen yang menjadi persyaratan BPR guna meminjam dana. Hal ini dikarenakan kelengkapan dokumen mampu menunjukan keseriusan kamu sebagai calon peminjam dalam mengajukan pinjaman. Langsung saja, berikut kami bagikan info mengenai beberapa dokumen yang harus kamu lengkapi untuk diserahkan ke BPR ketika pengajuan kredit.

  • Fotocopy NPWP, khusus untuk pengajuan pinjaman dengan nilai diatas 50 juta.
  • Fotocopy KTP suami dan istri, serta KK calon peminjam.
  • Fc SIUP, TDP, SKU, dan surat keterangan kerja.
  • Fotocopy slip gaji serta rekening tabungan 3 bulan terakhir.
  • Fotocopy sertifikat (SHM/SHGB), IMB, PBB 3 tahun terakhir.
  • Sertifikat rumah asli yang kamu jadikan sebagai jaminan pinjaman.

Meski menguntungkan dan memberikan banyak kemudahan, kamu tetap harus berhati-hati dalam mengajukan gadai sertifikat rumah di BPR. Jangan sampai kondisi finansial kamu menjadi terbebani, yang pada akhirnya membuat kredit macet. Hal yang terjadi pun berimbas pada penyitaan rumah oleh BPR. Maka dari itu, bijaklah dalam melakukan gadai sertifikat rumah di BPR.