4.5/5

Desember 2019, Bank Mandiri Hadirkan Rumah Tanpa DP

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Rumah Tanpa DP – BI (Bank Indonesia) melonggarkan peraturan makroprudensial melalui LTV (loan to value) untuk meringankan DP KPR dan kendaraan.

Ya, dengan adanya pelonggaran tersebut, DP (down payment) atau uang muka untuk kredit KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dan kendaraan jadi jauh lebih murah.

Dalam menanggapi hal yang demikian ini, Bank Mandiri mulai tanggal 2 Desember 2019 mendatang akan meluncurkan produk baru yakni Rumah Tanpa DP.

Nantinya, para karyawan yang menggunakan Bank Mandiri sebagai payrollnya akan dibebaskan kewajiban untuk membayar DP atau rasio LTV sebesar 100%.

Ignatius Susatyo selaku Executive Vice President Consumer Loans Bank Mandiri menuturkan bahwa pihak Bank Mandiri akan menyiapkan produknya.

Dia juga menambahkan bahwa produknya menawarkan LTV 100% khusus untuk bagian employee payroll di Mandiri atau untuk kredit pertama.

Dia kembali menambahkan bahwa produknya ini menawarkan suku bunga yang cukup ringan sehingga tidak terlalu membebani para nasabah.

Jadi, suku bunga yang ditawarkan dalam produknya ini sebesar 6,5% untuk hunian-hunian yang dibangun oleh developer dengan Bank Mandiri.

Suku bunga yang cukup ringan tersebut berlaku selama selama 3 tahun fix untuk developer tertentu, seperti developer Ciputra dan Metland.

Selain developer tersebut, suku bunganya dikenakan 7,5% fix selama 3 tahun untuk para nasabah untuk para nasabah yang mengajukan KPR.

Produk ini juga menawarkan jangan waktu atau tenor yang lebih fleksibel untuk para nasabah, yaitu mulai dari 20 tahun dan maksimal 25 tahun.

Baca juga: Panduan Buka Rekening Mandiri yang Mudah dan Praktis

rumah tanpa dp

 

BI menurunkan Ketentuan DP Melalui Pelonggaran Kebijakan Rasio LTV

Sebelumnya, BI (Bank Indonesia) memutuskan menurunkan ketentuan DP (uang muka) melalui pelonggaran kebijakan rasio LTV (loan to value).

Pelonggaran kebijakan LTV tersebut berlaku baik itu untuk pembiayaan property atau KPR maupun untuk kendaraan bermotor.

Perry Warijoyo selaku Gubernur BI (Bank Indonesia) menyampaikan bahwa penurunan uang muka atau DP tersebut masing-masing sebesar 5%. Dan 10%.

Jadi, masing-masing pembiayaan tersebut yaitu 5% untuk untuk perumahan serta 5 hingga 10% untuk pembiayaan kendaraan bermotor.

“Bank Indonesia melakukan pelonggaran rasio Loan to Value (LTV) atau Financing to Value (FTV) untuk kredit pembiayaan property sebesar 5%,” Tutur Perry, dilansir dari Kompas.com

Perry Warijoyo juga menambahkan bahwa pembiayaan untuk kendaraan bermotor berada dikisaran angka 5 hingga 10%.

Baca juga: Cara Cek Sisa Cicilan KPR Mandiri

Produk Rumah Tanpa DP Memberi Peluang Para MBR untuk Segera Rumah Idaman

Sebelumnya disebutkan bahwa bank Mandiri meluncurkan produk baru berupa rumah tanpa DP, suku bunga cukup ringan dan tenor yang lebih panjang.

Dengan diluncurkannya produk tersebut pada Desember 2019 mendatang, tentu menjadi semacam angin segar bagi para nasabah berpenghasilan pas-pasan untuk segera membeli rumah.

Ya, dengan adanya produk ini, semoga para nasabah yang penghasilannya pas-pasan tidak lagi ragu untuk membeli rumah.

Untuk pengajuan produk ini tentu ada ketentuan dan syarat yang perlu diperhatikan, yakni untuk bagian employee payroll di Mandiri atau untuk kredit pertama.

Adapun syarat pengajuan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) secara umumnya bisa kamu dilihat dibawah ini. Simak baik-baik ya.

Usia Minimum 21 Tahun

Hadirnya KPR memberi peluang bagi siapa saja yang ingin membeli hunian namun kesulitan mengumpulkan uang tunai.

Syarat pertama yang perlu diperhatikan, pastikan kamu sudah menginjak usia 21 tahun atau sudah menikah.

Usia Maksimal 55 Tahun

Syarat berikutnya memiliki usia tidak boleh lebih dari 55 tahun. Jadi, jika usia pemohon sudah mencapai 50 tahun, maka masa cicilan yang diperbolehkan hanya 5 tahun saja.

Sudah Bekerja (Minimal Satu Tahun)

Syarat selanjutnya yang perlu diperhatikan yaitu kamu harus sudah memiliki pekerjaan minimal satu tahun dengan membawa bukit surat keterangan karyawan dari HRD.

Sementara untuk wirausaha dan tenaga professional, minimal usaha yang didirikan sudah berjalan satu tahun.

Gaji/Pendapatan Tetap

Syarat yang harus diperhatikan berikutnya yaitu berpenghasilan tetap setiap bulannya dengan menyertakan bukti slip gajia atau SK gaji dari HRD bagi karyawan.

Sementara bagi wirausaha dan tenaga professional, bisa dengan menunjukan bukti laporan keuangan.

Kondisi Finansial Tidak Bermasalah

Meski kamu memiliki pendapatan tetap, namun kamu juga harus tahu berapa rincian biaya yang nantinya akan kamu keluarkan untuk membayar cicilan.

Jangan sampai kondisi finansial kamu hanya mampu untuk membeli rumah 300 juta tapi kamu memaksakan diri untuk membeli rumah seharaga 1 miliar.

Oleh karena itu, untuk mengukur kemampuan finansial, kamu bisa menggunakan cara simulasi kredit yang bisa kamu lihat pada halaman kalkulator KPR.

Baca juga: Syarat KPR Agar Pengajuan Diterima

Selain menyiapkan syarat-syarat KPR seperti yang sudah disebutkan diatas, kamu juga perlu menyiapkan dokumen penting seperti berikut ini.

Dokumen yang Perlu Disiapkan Karyawan, Wirausaha, dan Tenaga Profesional

Sebelum mengajukan KPR, ada beberapa syarat dokumen yang perlu dipersiapkan oleh nasabah (karyawan, wirausaha dan professional)

Adapun syarat-syarat dokumen yang perlu dipersiapkan untuk mengajukan KPR, bisa dilihat pada table di bawah ini.

Dokumen PeminjamKaryawanWirausahaProfesional
Formulir Aplikasi KPR
Fc KTP
Fc NPWP dan SPT
Fc KK
Fc Surat Nikah (Bagi yang sudah menikah)
Fc Akta Kelahiran
Fc Ijazah Terakhir
Fc Rekening Tabungan 3 bulan Terakhir
Fc SK Penghasilan atau Slip Gaji 3 bulan terakhir
SK Kerja
Fc Tabungan Perusahaan 3 bulan terakhir
Fc Laporan Keuangan 2 tahun terakhir
Fc SIUP, TDP, NPWP Perusahaan
SK Domisili Usaha
SK Akta Pendirian Perusahaan
Akta Pengesahan Menkeh (untuk PT)
Surat Ijin Praktek
NPWP Badan
Daftar Client/SPK/PO 6 bulan terakhir

Dokumen Jaminan

Selain syarat dokumen peminjam, bagi yang ingin mengajukan KPR perlu juga menyiapkan dokumen jaminan.

Syarat dokumen jaminan ini tidak berlaku jika kamu membeli rumah baru dari pengembang (developer), karena pihak pengembang akan menyiapkan.

Dokumen jaminan ini hanya berlaku untuk KPR rumah second, adapun dokumen jaminan yang perlu dipersiapkan bisa dilihat pada table berikut ini.

Sertifikat
IMB
PBB
KTP Penjual & Pasangan

Pastikan semua syarat dan dokumen kamu persiapkan ya. Agar pengajuan lancar dan bisa langsung diproses pihak bank.

Baca juga: Dokumen KPR Yang Harus Dipersiapkan

Bulan Desember 2019 mendatang, Bank Mandiri akan meluncurkan produk baru berupa rumah tanpa DP. So, siap-siap membeli rumah.

Semoga informasi ini bermanfaat. Jika ada yang ingin ditanyakan atau konsultasikan mengenai panduan KPR, bisa langsung hubungi tim KPR.online.