Lolos KPR Bank? Cek Langkah Jitunya!

lolos kpr bank

Lolos KPR tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi beberapa orang. Pasalnya, proses mengajukan KPR hingga akhirnya lolos KPR yang artinya disetujui pinjamannya oleh bank, membutuhkan bahkan menguras waktu dan tenaga.

Proses mengajukan KPR sendiri umumnya menghabiskan waktu antara satu bulan. Sebab mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) relatif susah, maka ada beberapa hal yang perlu diketahui agar peluang lolos KPR lebih besar.

Pertama, pilih lokasi perumahan yang bagus. Aplikasi KPR kamu kemungkinan besar akan ditolak jika lokasi properti tidak dilewati jalan yang lebarnya kurang dari dua mobil. Begitu juga bila lokasi properti ada di sebelah kuburan.

Kedua, hindari properti konflik. Aplikasi KPR bisa ditolak jika properti yang dibeli status hukumnya masih belum pasti karena merupakan properti konflik. Oleh karena itu, sebelum membeli properti, pastikan dulu bahwa properti itu tidak sedang berada di bawah konflik.

Selanjutnya, pastikan besar cicilan kurang dari 30% jumlah penghasilan per bulan. Semakin besar cicilan yang dibayar, semakin besar penghasilan yang harus kamu dapatkan per bulan. Kalau besar cicilan kurang dari 30% dari penghasilan, risiko yang ditanggung bank cukup rendah apabila kamu di kemudian hari tidak bisa membayar cicilan. Oleh karena itu, aplikasi KPR akan lebih mudah disetujui bank.

Keempat, jangan pernah memiliki riwayat buruk atas kredit. Jika pernah melakukan kredit, entah itu kredit barang atau pembelian properti lainnya, maka jangan sampai pernah menunggak atau bermasalah. Sebab pihak bank akan selalu melakukan BI checking saat menerima pengajuan pinjaman perumahan.

Reputasi kredit yang baik adalah kunci utama untuk mendapatkan kemudahan pinjaman, termasuk untuk pembiayaan kredit perumahan atau KPR. Apabila riwayat kredit lancar, maka semakin besar kemungkinan lolos KPR.

Pinjaman Online Tanpa BI Checking

Kemudian, pastikan juga bahwa rumah yang akan dicicil memiliki surat-surat lengkap. Di antaranya sertifikat hak milik (SHM) atau sertifikat hak guna bangunan (SHGB). Lalu harus ada izin mendirikan bangunan (IMB) dan kewajiban pajak untuk properti itu sudah dipenuhi (PBB). Dengan begini, lolos KPR bukan lagi impian.

Mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) memerlukan komitmen jangka panjang, juga persiapan yang matang. Untuk itu, sebelum mengajukan KPR, penting juga untuk memperhatikan tiga pilar utama, yakni:

  1. Survei dan bandingkan rumah. Untuk membangun dan menyelesaikan pembangunan rumah, akan dibutuhkan dana yang cukup besar.
    Berusahalah untuk melakukan survei terhadap harga pasaran rumah serta jangan malas untuk membanding- bandingkan serta menyesuaikan dengan kemampuan finansial. Hal ini harus menjadi pertimbangan utama karena akan berpengaruh pada pilihan rumah yang akan dibeli.
  2. Setelah melakukan survei dan memperoleh gambaran mengenai rumah yang diinginkan, mulailah untuk survei produk KPR dari setiap bank.
    Sejumlah hal yang perlu diperhatikan antara lain: reputasi penyedia KPR, fasilitas dari suku bunga, serta berbagai manfaat layanan dan bantuan yang bisa didapat ketika KPR berjalan. Dan yang terakhir, siapkan dana.
  3. Pilar ketiga, siapkan dana dan komitmen jangka panjang. Dari segi finansial, kamu harus siap dengan menyediakan uang muka dan biaya esktra sekitar 30% dari total harga rumah.

Bagaimana Tahap Beli Rumah Oper Kredit?

Tips dan Trik Lolos KPR

  • Memiliki penghasilan, baik dari gaji bulanan atau bisnis.
  • Memiliki rekening tabungan sebagai bukti bahwa kamu memiliki penghasilan.
  • Rekening tabungan yang rutin bertambah setiap bulan (minimal 3 bulan) akan membuat bank makin yakin.
  • Buat karyawan, mesti memiliki slip gaji bulanan dan surat keterangan kerja dari kantor. Siapkan slip gaji, transaksi bank tiga bulan terakhir yang bisa diunduh lewat internet banking atau print out langsung di customer service kantor cabang.
  • Untuk pebisnis (entrepreneur) mesti memiliki laporan keuangan setidaknya dua tahun.
  • Harus punya NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).

 

  • Jika semua syarat itu sudah terpenuhi, siapkan foto kopi KTP. Untuk yang sudah menikah perlu foto Kopi suami atau istri, surat nikah, dan kartu keluarga.
  • Kiat yang terpenting, ajukan KPR ke beberapa bank (minimal tiga bank). Mengapa demikian? Karena pejabat dan pegawai bank juga manusia yang punya subjektivitas.
  • Ketika wawancara, jangan lupa menjelaskan gambaran cashflow bulanan dengan terperinci. Sikap terbuka dan interaktif tentu bisa meningkatkan nilai Anda di mata bank.
  • Jangan lupa mempersiapkan surat-surat penting seperti fotokopi sertifikat, PBB, IMB, dan KTP Pemilik.
  • Waktu terbaik mengajukan KPR adalah minggu ketiga dan keempat, karena biasanya bank sedang mengejar target.

 

  • Hindari mengajukan KPR di bulan Desember, karena bank biasanya sedang sibuk tutup buku. Sebaiknya tunda pengajuan di Januari.
  • Tips terakhir dan terpenting adalah berdoa kepada Tuhan agar kamu lolos KPR!

Syarat KPR Rumah

Kenapa Bank Menolak Saya?

Kekhawatiran akan tidak lolos KPR alias ditolak bank acapkali menghantui. Dan ini merupakan sesuatu yang wajar. Sehingga bagi kamu yang baru saja ditolak pengajuan KPR-nya oleh bank, kemungkinan beberapa alasan berikut menjadi penyebabnya.

  1. Kurang Berkualitasnya Jaminan

Dalam urusan KPR, sertifikat dan rumah yang dicicil adalah jaminan atau agunan bagi bank. Oleh karenanya, apabila jaminan tersebut kurang layak maka bank tak akan mau mengucurkan kreditnya.

Merujuk Peraturan Bank Indonesia No. 18/16/PBI/2016, dikatakan bahwa nilai jaminan untuk KPR rumah tapak ialah di atas 70 meter persegi, dengan maksimal 85% dari nilai jaminannya. Jika di luar dari ketentuan ini, biasanya bank akan langsung menolak atau bila diperlukan meninjau ulang pengajuan kreditnya.

  1. Kurang dari Dua Tahun

Beberapa bank umumnya memberikan persyaratan yang cukup ketat kepada setiap pemohon. Untuk yang berstatus karyawan, bank memberi syarat telah bekerja atau menjadi karyawan tetap selama dua tahun.

KPR Untuk Wiraswasta

Jika masa kerja belum dua tahun, maka kamu harus menyertakan surat keterangan kerja/SK pengangkatan dari kantor sebelumnya, sehingga masa kerja kamu genap/melampaui dua tahun. Sebab pada dasarnya, bank lebih mudah menyetujui pemohon dengan masa kerja minimal dua tahun.

  1. Kurang Meyakinkan

Siapa sangka keberhasilan atau kegagalan pengajuan KPR ditentukan dari performa nasabah secara personal pada saat bertemu pihak bank.

Pihak bank lebih senang jika calon debitur berbicara sopan, jujur saat wawancara dan tidak berbelit-belit, dan penampilan yang rapi.

Selain itu, yang terpenting adalah performa kamu sebagai calon debitur. Jika memiliki catatan kredit macet, seperti cicilan kendaraan, dan lain-lain, akan sangat sulit untuk mendapatkan cicilan dari bank.

Ingat, semua data dan catatan cicilan kamu tercatat oleh Bank Indonesia dan bisa diakses oleh semua bank.

  1. Bukan Rekanan Bank

Ada baiknya, carilah perumahan yang pengembangnya sudah bekerjasama dengan bank pemberi KPR incaran. Tujuannya tak lain adalah untuk memuluskan permohonan kredit.

Selain itu, cari tahu lebih banyak tentang pengembang tersebut seperti sudah berapa lama ia berdiri, proyek apa saja yang pernah dikembangkan, dan masalah hukum apa yang pernah dihadapi. Semakin buruk reputasi pengembang tersebut, maka semakin besar kemungkinkan kredit ditolak.

Artikel Menarik Lainnya