bunga kpr indonesia
4.5/5

Bunga KPR Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Tetangga

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Bunga KPR Indonesia –  Membeli rumah memang jadi impian setiap orang. Rumah bisa jadi tempat paling nyaman saat tubuh merasa lelah dan butuh istirahat.

Untuk membeli rumah, memang tak mudah. Harganya yang dari waktu ke waktu terus melonjak naik lah yang menjadi salah satu alasannya, terlebih lagi jika harus membayar secara cash.

Namun, perlu diketahui, bahwa ada layanan KPR yang cukup membantu bagi siapa saja yang ingin membeli rumah namun dana terbatas.

Info menariknya, di tahun 2019 ini kabarnya uang muka KPR akan turun. Sebelumnya, suku bunga acuannya juga sudah turun.

bunga kpr indonesia

Uang Muka KPR dan Bunga Acuan KPR Turun, Tapi Bunga KPR Naik

Ya, Bank Indonesia sudah menurunkan DP (uang muka) KPR sebesar 5%. Namun menurut developer yang tergabung dalam REI, pelonggaran tersebut masih kurang gereget.

Mengapa demikian, pasalnya meski uang muka KPR sudah turun tapi bunga KPR masih tinggi. Padahal sebelumnya, suku bunga acuan juga sudah turun. Tapi bunga KPR masih saja selangit.

Bunga KPR memang terbilang masih tinggi jika dibandingkan suku bunga acuan BI 7- Day Reverse Repo Rate yang sebesar 5,25%.

Meski uang muka KPR dan bunga acuan KPR turun, tentunya masyarakat tetap akan sedikit kesulitan untuk melakuka KPR jika bunga KPR masih tinggi.

Bahkan survei BI pada periode Agustus menyebutkan bahwa penjualan rumah mengalami penurunan karena bunga KPR yang tinggi.

Menanggapi kondisi yang demikian, Juda Agung selaku Direktur Eksekutif Kebijakan Makroprudensial menuturkan:

“Saat Bank Indonesia sudah menurunkan bunga Acuan 3 bulan berturut-turut, diharapakan bisa membuat bunga KPR juga ikut turun begitu juga dengan bunga kredit lainnya.”

Dia juga menuturkan bahwa dalam transmisinya memang ada jeda waktu untuk pelaksanaannya.

Dibanding Negara Tetangga, Bunga KPR Indonesia Jauh Lebih Tinggi

Tercatat bunga KPR di 10 bank besar masih berada di angka 12%. Angka ini bisa dikatakan lumayan tinggi jika dibandingkan dengan suku bunga di bebera negara tetangga.

Dilansir dari dari mortgage interest rate percentages di Asia, menyebutkan bahwa bunga KPR di Indonesia tertinggi, dengan rata-rata 12%.

Berikut ini daftar bunga KPR disejumlah negara yang nominalnya lebih rendah dari bunga KPR Indonesia: Singapura 2,5%, Malaysia 4,53%, Thailand 5,7%, Vietnam 8,88% dan India 9,45%, sementara Indonesia 12%.

Dengan adanya data tersebut, kita menjadi tahu bahwa bunga KPR Indonesia memang cenderun tinggi, bahkan Indonesia masuk peringkat ke-6.

Atas naiknya bunga KPR ini, survei menyebutkan bahwa penjualan properti pun mengalami penurunan.