BTN Membuka Peluang Penyaluran KPR Tanpa Syarat Slip Gaji

KPR Tanpa Slip Gaji

KPR tanpa syarat slip gaji- Pertanyaan yang selalu menghantui para pekerja lepas yang ingin memiliki rumah adalah”Apa ada bank yang mau menerima pengajuan KPR saya tanpa slip gaji?”

Ternyata para pekerja lepas kini bisa bernapas lega, karena PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. telah memiliki sistem pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ke pekerja lepas (freelance) yang bisa diajukan tanpa slip gaji.

Mitigasi KPR Tanpa Slip Gaji Untuk Pekerja Lepas

Direktur Remedial and Wholesale Risk BTN Elisabeth Novie Riswanti mengatakan kemungkinan penyaluran KPR ke sektor nonformal terbuka, walaupun pekerja bidang ini tidak memiliki slip gaji seperti di sektor formal. Novie mengungkapkan kalau BTN siap jika harus memberi KPR ke pekerja lepas,dan sudah menyiapkan mitigasi sendiri untuk itu.

“Kami nanti ada mitigasinya. Itu kan kami ada skoringnya sudah ada. Semua itu risiko ada tapi bisa termitigasi lah. Rumah kan tetap ada jaminan, kemudian penghasilan kan kami ada syarat verifikasi dan tools analisa ada semua,” ujar Novie di Menara BTN, Jakarta, Selasa (10/12) kepada financial.bisnis.com

Pada kesempatan yang berbeda Ekonom INDEF Aviliani mengatakan bank harus mulai membuka kesempatan untuk pengajuan KPR tanpa syarat slip gaji kepada pekerja informal. Karena fakta di lapangan memperlihatkan penghasilan pekerja informal cukup memadai untuk mengajukan KPR, hanya saja terbentur masalah slip gaji.

“Karena itu mungkin harus diubah bagaimana cara tidak slip gaji, tapi behaviour menabung misalnya bagaimana. Lalu perilaku mereka selama ini dalam menggunakan uang bagaimana sehingga dari situ bisa dilihat orang ini potensi tidak diberikan KPR,” tutur Aviliani.

Baca Juga  Promo Bunga KPR BTN 6,99 Fixed Dua Tahun

Fokus BTN ke Pembiayaan KPR Non Subsidi Plafon Rendah

BTN memprediksi akan ada sejumlah tantangan dalam penyaluran KPR pada 2020. Akan tetapi, BUMN ini masih tetap fokus menyalurkan pembiayaan rumah bersubsidi di 2020.

Bank yang memang identik dengan kredit hunian ini akan mulai serius melayani pasar KPR nonsubsidi. Akan tetapi, untuk KPR nonsubsidi, BTN berencana fokus menyalurkan pembiayaan hunian dengan plafon rendah, Rp500 juta ke bawah.

Masih menurut Novie, “Mayoritas subsidi, kemudian kalaupun nonsubsidi bukan yang besar-besar,”

Sampai dengan September 2019, BTN mencatat pertumbuhan KPR sebesar 18,45% per tahun (year-on-year/yoy) menjadi Rp193,8 triliun.

Kenaikan tersebut disumbang melesatnya penyaluran KPR subsidi sebesar 25,54% yoy menjadi Rp111,64 triliun pada kuartal III/2019. KPR nonsubsidi BTN pun melaju positif di level 10,01% yoy menjadi Rp82,16 triliun per September 2019.

 

Promo KPR

Bunga Mulai Dari

1 %

Ajukan sekarang sebelum naik