Gadai Emasi di Pegadaian

By: Fitrya NB0 comments

Gadai Emas di Pegadaian

Semakin berkembangnya zaman yang modern ini, memiliki pengaruh yang besar terhadap cara orang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Saat ini, kebutuhan hidup orang modern jauh lebih kompleks dibandingkan dengan orang-orang zaman dulu. Pemenuhan gaya hidup, gengsi serta untuk eksistensi dalam hidup, menjadi kebutuhan yang juga harus dipenuhi. Mengandalkan penghasilan dari hanya bekerja saja untuk memenuhi kebutuhan tersebut tentu tidak cukup. Oleh sebab itu, masalah orang modern saat ini adalah selalu lebih besar pengeluaran dibandingkan pendapatan.

3 Hal yang Harus Diketahui Saat Gadai Emas di Pegadaian

Berbagai jenis usaha sudah dilakukan, mulai dari bekerja dengan giat agar mendapatkan bonus besar, memulai usaha sampingan offline dan online, hingga mencoba investasi di berbagai bidang. Namun, terkadang usaha yang sudah cukup maksimal ini nyatanya belum bisa memenuhi kebutuhan hidup yang kompleks tadi. Belum lagi ada pengeluaran yang mendadak yang cukup besar, seperti biaya untuk pernikahan, biaya untuk mengurus kematian, kecelakaan dan lain sebagainya.

Penting Untuk Memiliki Simpanan Harta

Apakah ada solusi untuk menangani beberapa masalah kompleks seperti di ulas diatas? Tentu saja ada. Solusi dari masalah ini bahkan sudah ada sejak zaman dulu, namun kita yang hidup di zaman modern ini terkadang sering menyepelekanya. Untuk mengantisipasi beberapa masalah kebutuhan tadi, orang yang bijak akan mulai menyisihkan sebagian dari penghasilan yang telah didapat, melalui berbagai jenis usaha tadi dalam bentuk simpanan. Simpanan yang mereka pilih umumnya berbentuk deposito bank, tabungan, emas dan lain sebagainya.

Salah satu dari bentuk simpanan tersebut yang cukup populer dan diminati adalah investasi emas. Menyimpan emas, diyakini dapat membuat asset yang dimiliki lebih aman dan tidak terjerat masalah inflasi juga mudah untuk dicairkan dalam bentuk cash. Memiliki emas juga sangat membantu ketika kita dalam kondisi membutuhkan uang cepat dan sedang terdesak. Alternatif butuh dana cepat yang paling mudah saat ini adalah gadai emas di Pegadaian.

 Butuh Dana Darurat Bisa Gadai Emas di Pegadaian

Pegadaian menjadi populer di Indonesia dan identik dengan lembaga resmi untuk mencairkan dana secara cepat dan aman dengan menggadaikan emas. Banyak orang memilih untuk menggadaikan emasnya di perusahaan BUMN tersebut, karena Pegadaian dapat dipercaya dan diketahui berkompeten dalam hal gadai emas dibandingkan perusahaan lain yang sejenis. Masyarakat juga menilai, menggadaikan emas di Pegadaian sangat cepat dan aman.

Bagi Anda yang sudah pernah gadai emas di Pegadaian atau mungkin baru mengetahui tentang gadai emas di Pegadaian, berikut ini ketentuan yang ada dalam proses menggadai emas di Pegadaian:

Persyaratan Gadai Emas di Pegadaian

Menggadai emas di pegadaian, memiliki syarat formal yang harus dipenuhi oleh calon nasabah yang akan menggadaikan emasnya. Syarat utamanya adalah memiliki Kartu Identitas sebagai warga Negara Indonesia (KTP). Kemudian, syarat lainya adalah emas yang akan digadaikan beserta dengan surat-suratnya (bila diminta). Hal ini dilakukan karena Pegadaian tidak menerima barang (emas) yang bermasalah. Jika semua syarat sudah dipenuhi, nasabah tinggal mengunjungi kantor Pegadaian terdekat untuk gadai emas.

Biaya Gadai Emas di Pegadaian

Pegadaian akan mengenakan sistem gadai berbiaya dengan flat untuk 15 hari pertama masa gadai yang dilakukan. Itu berarti, nominal uang yang harus dibayarkan sejak hari pertama proses gadai dilakukan, hingga berlanjut 15 hari pertama akan dikenakan biaya yang sama. Jika pembiayaan melewati waktu tersebut biayanya tentu akan bertambah. Ini akan berlaku terus hingga masa gadai lewat, nominalnya tentu akan lebih besar.

Hindari Masa Tenggat Gadai

Setelah nasabah mendapatkan pencairan dana dan menggadaikan emas miliknya ke Pegadaian, maka akan diterapkan masa gadai selama 4 bulan ke depan dari waktu gadai pertama. Saran untuk Anda, sebaiknya tidak melewati  masa tenggat tersebut, agar biaya sewa gadai tidak semakin meningkat. Solusi untuk hal ini adalah mencicil pinjaman gadai.  Sebagai contoh, jika pinjaman nasabah ke Pegadaian Rp. 2.000.000 dan Anda membayar misalkan Rp. 500.000, maka pinjaman yang tersisa sebesar Rp. 1.500.000. Mencicil seperti ini tentunya dapat meringankan beban Anda.

Biaya Admin Gadai Emas Sesuai dengan Besaran Pinjaman

Selain biaya sewa tadi, Pegadaian juga mengenakan jenis biaya lainya yaitu biaya administrasi. Besarnya biaya administrasi disesuikan dengan jumlah besarnya pinjaman yang diminta oleh nasabah. Sistemnya, semakin besar pinjaman nasabah, biaya administrasi yang dikenakan juga akan bertambah. Untuk lebih jelas, berikut ilustrasinya :

Nasabah meminjam Rp. 100.000 – Rp. 5.000.000akan dikenakan biaya administrasi Rp. 15.000

Nasabah meminjam Rp. 5.100.000 – Rp. 10.000.000

akan dikenakan biaya administrasi Rp. 25.000

Nasabah meminjam Rp. 10.100.000 – Rp. 20.000.000

akan dikenakan biaya administrasi Rp. 40.000

Perbedaan Nilai Gadai dan Nilai Taksir

Sebagai bukti nasabah menggadaikan emas miliknya dan mendapatkan pinjaman dalam bentuk cash, nasabah akan diberikan surat gadai yang lengkap memuat informasi tentang emas yang digadaikan dan terdapat keterangan nilai gadai juga nilai taksir. Diantara nilai gadai dan nilai taksir ini akan berbeda nilainya, sebab Pegadaian menerapkan nilai taksir emas untuk pinjaman sebesar 85% dari harga emas terkait. Misalnya, jika harga taksiran emas Anda di Pegadaian sebesar Rp. 2.500.000, maka jumlah pinjaman maksimal yang didapat sebesar Rp. 2.125.000.

Gadai Sertifikat Rumah

Biaya Titip Gadai dan Biaya Pelunasanya

Umumnya, menggadaikan emas di pegadaian ini merupakan sistem sewa titip, dimana pihak peminjam memberikan hak pada yang berpiutang untuk menggunakan barang jaminan tersebut, jika suatu hari pihak yang berutang tidak mampu melunasi sesuai tempo waktu yang disepakati. Pegadaian juga merupakan sistem sewa, yang artinya menitip barang (emas) terlebih dulu selama pihak yang memiliki utang belum bisa melunasi barang tersebut. Berikut contoh kalkulasinya:

Taksiran / biaya administrasi x 120 (Pegadaian konvensional)

Taksiran/biaya adminstrasi x 79 (Pegadaian Syariah) atau 73 atau lebih kecil dari 73, disesuikan dengan besarnya pinjaman nasabah

Maka biaya titip gadai yang muncul :

Rp. 2.500.000 : Rp. 15.000 x 120 = Rp. 20.000/15 hari

Maka, jika nasabah ingin menggadaikan emas agar mendapatkan pinjaman yang paling maksimal, dengan masa gadai 15 hari, biaya titip gadainya :

Rp. 15.000 (biaya admin dibayarkan di awal proses gadai) + Rp. 2.125.000 (nilai pinjaman gadai maksimal) + (2 x Rp. 20.000) = Rp. 2.180.000

Dari perhitungan diatas, Anda bisa melihat bahwa jika semakin lama waktu gadai Anda, semakin besar juga biaya titip gadainya dan saat pelunasan, jumlah pinjaman awal akan bertambah lebih banyak.

 Jadikan Emas Sumber Dana dengan Sistem Gadai

Berinvestasi emas di zaman sekarang ini ternyata tidak ada ruginya, karena nilai emas cenderung stabil dan dapat dijadikan sumber dana dalam keadaan darurat sekalipun dengan sistem gadai lewat Pegadaian. Menggadaikan emas di Pegadaian tentunya akan lebih aman karena memiliki kredibilitas yang baik dan resmi.

Ingin Investasi emas yang aman, terpercaya dan menguntungkan? Pastikan dengan menggadai emas di Pegadaian dan dapatkan berbagai keuntunganya.

Related post

Leave A Comment