biaya take over kpr
Biaya yang harus dikeluarkan selama proses Take Over KPR adalah Biaya Penalti: 1% s-d 3% dari sisa hutang dan Biaya KPR sekitar 7% dari plafond

Panduan Take Over KPR

4.5/5

Biaya Take Over KPR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Setelah mengetahui keuntungan yang didapat dengan memindahkan KPR, sekarang saatnya membahas tentang biaya-biaya yang harus dibayarkan jika kamu ingin mengajukan take over KPR.

Ini adalah artikel lanjutan yang membahas tentang Panduan Lengkap Mengajukan Take Over KPR. Jika belum membaca Artikel mengenai keuntungan Take Over KPR, disarankan membacanya terlebih dahulu dihalaman ini.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa Take Over KPR adalah memindahkan pinjaman KPR dari Bank A (Bank Lama) ke Bank B (Bank Baru).

Saat pemindahaan pinjaman ini, yang terjadi adalah:
1. Bank B melunasi pinjaman KPR kamu di Bank A.
2. kamu membuat Pinjaman KPR baru di Bank B

 

Satu: Biaya Penalti Pelunasan

Jika kamu memperhatikan, saat dulu menandatangani akad KPR di bank A, terdapat sebuah pasal yang membahas mengenai Penalti atau denda yang harus dibayarkan jika melunasi Pinjaman KPR lebih cepat.

Penalti atas pelunasan yang dipercepat ini merupakan biaya yang harus kamu bayarkan ke bank awal

Besar biaya penalti ini biasanya berkisar antara 1% sampai dengan 3% dari sisa hutang KPR (outstanding).

Sebagai gambaran, jika sisa cicilan kamu saat ini adalah 100 juta dan penalti 1%, maka denda yang harus kamu bayarkan adalah sebesar satu Juta Rupiah.

Perlu kamu ketahui, biaya penalti memiliki besar biaya penalti yang berbeda-beda pada setiap bank. Jika kamu tidak tahu berapa biaya penalti yang harus dibayarkan, bisa menghubungi Call Center Bank tempat kamu KPR

 

Dua: Biaya KPR

Saat memindahkan KPR dari Bank lama, artinya kamu kembali mengajukan KPR di Bank Baru dan mengeluarkan biaya KPR untuk proses administrasi dan lain-lain.

Yang termasuk kepada biaya KPR antara lain:

  • Biaya Notaris
  • Biaya APHT
  • Biaya BPHTB
  • Biaya Penilaian / Appraisal
  • Biaya Administrasi
  • Biaya Proses
  • Provisi Bank
  • Angsuran Pertama
  • Premi Asuransi Kebakaran
  • Premi Asuransi Jiwa

Jika dirata-ratakan, biaya KPR yang harus dikeluarkan adalah sekitar 7% dari plafond yang diberikan.

Biaya KPR Selengkapnya bisa kamu baca di artikel ini.

Selanjutnya, mari kita persiapkan dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk proses pengajuan Take Over KPR.

Formulir Take Over KPR

Melalui KPR.Online pengajuan Take Over KPR menjadi lebih mudah. Cukup mengisi formulir di bawah ini, pengajuan akan segera diproses dan kamu akan segera di hubungi oleh marketing Bank.

KPR saat ini


Data Pribadi


Profesi


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *