Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah, Noted!

biaya pembuatan sertifikat tanah

Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah – Setiap rumah tentunya membutuhkan sertifikat tanah. Hal tersebut berguna agar dikemudian hari tak ada masalah sengketa tanah.

Tentunya kamu tak ingin rumah rumah atau tanah milikmu diperebutkan orang hanya karena rumah atau tanah milikmu tak memiliki sertifikat jelas.

Maka dari itu, penting sekali untuk memiliki sertifitkas rumah atau tanah.  Untuk memiliki sertifikat tanah atau rumah, tentunya ada prosedur yang wajib kamu ikuti.

Salah satu prosedur yang wajib untuk kamu ikuti yaitu menyiapkan atau membayar biaya pembuatan sertifikat rumah.

Nah, buat kamu yang akan membuat sertifikat rumah, setiap wilayah umumnya memiliki biaya sertifikat tanah atau rumah yang berbeda-beda.

Kementran Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) terus mengimbau agar masyarakat lekas membuat sertifikat tanah Langung ke BPN.

Hal tersebut dilakukan agar masyarakat tahu secara langsung harga atau biaya pembuatan sertifikat tanah atau rumah.

Disamping itu, hal tersebut juga dilakukan untuk menghindari masyarakat dari pungli (pungutan liar) saat akan mengurus sertifikat tanah.

Mengenai harga atau pembiayaan pembuatan sertifikat rumah, semuanya sudah tercantum dalam Peraturan Pemerintahan.

Ya, semua sudah tercantum dalam Peraturan Pemerintahan No. 128 Th. 2015 mengenai jenis Penerimaan Negara bukan Pajak yang berlaku pada ATR dan atau BPN.

Seperti yang kita ketahui, kasus pungli tentang pembiayaan sertifikat tanah sampa sekarang ini masih sering terjadi di lingkungan masyarakat.

Khususnya, bagi para masyarakat yang masih awam mengenai prosedur pemerintahan. Tentunya ini jadi sasaran empuk bagi oknum-oknum pungli.

Perlu diketahui, setiap wilayah umumnya untuk biaya pembuatan sertifikat itu berbeda-beda.

Nah, dalam artikel ini akan dipaparkan berbagai informasi pembiayaan pembuatana sertifikat, simulasi, contoh perhitungan biaya dan syarat pembuatan sertifikat tanah.

biaya pembuatan sertifikat tanah

Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah dari Akta Jual Beli (AJB)

Tiap proses pembelian tanah atau rumah pastinya akan melalui tahap pengurusan AJB (Akta Jual Beli).

Nantinya AJB yang dibuat oleh Notaris atau PPAT akan digunakan untuk keperluan proses peralihan sertifikat untuk pemilik bar uke pemilik lama.

AJB ini menjadi bukti sah secara hukum bahwasannya kamu sudah membeli rumah atau tanah dari si penjual secara lunas.

Keberadaan AJB ini penting bagi kamu saat proses surat peralihan dari pemilik property yang lama tersebut.

Untuk biaya proses pengajuan pembuatan sertifikat tanah AJB ke SHM sama dengan biaya pembuatan SHM.

Proses pembuatannya pun harus langsung dilakukan di kantor Badan Pertahanan Nasional sesuai domisili.

Berikut ini simulasi biaya yang harus kamu persiapkan untuk biaya proses pembuatan SHM dari AJB.

Jadi, semisal ada lahan seluas 1000 m2 di wilayah Provinsi DKI Jakarta, maka seperti ini perhitunganya:

Biaya pengukuranRp340.000
Biaya panitiaRp390.000
Biaya pendaftaranRp50.000
Total biayaRp780.000

 

Biaya Pembuatan Sertfikat Tanah dari Girik

Apa yang kamu ketahui tentang girik? Jadi, girik ini sebenarnya bukanlah sertifikat, tapi tanda kepemilikan tanah berdasarkan hukum adat.

Kepemilikan sertifikat girik juga tidak tercatat di kantor pertahanan. Oleh karena itu, tanah dengan surat girik sangat rawan disengketakan.

Meski demikian, sebagai bukti kepemilikan, girik bisa dijadikan dasar untuk pengajuan hak katas tanah.

Sebab, hukum pertahanan di Indonesia pada dasarnya bersumber pada hukum adat yang memang tidak tertulis.

Hal tersebut sejalan dengan Undang-undang yang tertuang pada pasal 5 mengenai Pokok Agraria Tahun 1960.

Oleh sebab itu, jika saat ini kamu tanah yang kamu miliki masih berstatus girik, sebaiknya segara kamu urus menjadi SHM.

Berikut ini simulasi biaya yang harus kamu persiapkan untuk biaya proses pembuatan SHM dari AJB.

Jadi, semisal ada lahan seluas 1000 m2 untuk perseorang di wilayah Provinsi DKI Jakarta, maka seperti ini perhitunganya:

Biaya pengukuranRp124.000 
Biaya panitiaRp354.000
Biaya pendaftaranRp50.000
Total biayaRp528.000

 

Simulasi Biaya dalam Pembuatan Sertifikat Tanah

Buat kamu yang baru saja membeli tanah atau rumah, hendaknya lekas membuat sertifikat hak milik.

Baca Juga  Membuat Sertifikat Tanah Gratis, Syarat dan Prosedur Pembuatannya

Untuk membuat sertifikat hak milik, kamu perlu juga mempelajari cara hitung pembiayaannya agar kamu terhindar dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sebelum pembahasan ini berlanjut ke tahap perhitungan atau simulasi, kamu peru tahu tentang layanan yang dihadirkan oleh pemerintah untuk mengurus tanah.

Berikut ini rincian tentang Jenis dan Tarif Atas  Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di BPN sesuai dengan dasar hukum Nomor 13/2010.

  • Jenis Pelayanan (Pasal 1)
  • Pelayanan Survei, Pengukuran dan Pemetaan
  • Pelayanan Pemeriksaan Tanah
  • Pelayanan Konsolidasi Tanah Swadaya
  • Pelayanan Pertimbangan Teknis Pertanahan
  • Pelayanan Pendaftaran Tanah
  • Pelayanan Informasi Pertanahan
  • Pelayanan Lisensi
  • Pelayanan Pendidikan
  • Pelayanan Penetapan Tanah Objek Penguasaan Benda-Benda Tetap Milik Warga Negara Belanda (P3MB)
  • Pelayanan dibidang pertanahan yang berasal dari kerjasama dengan pihak lain
  • Tarif Pelayanan

Pelayanan Pengukuran yang Tertuang dalam Pasal 4 Ayat 1

1Luas Tanah sampai 10 HTu = (L/500 x HSBKu) + Rp100.000
2Luas Tanah s/d 1000 HTu = (L/4000 X HSBKu) + Rp14.000.000
3Luas Tanah di atas 1000 HTu = (L/10.000 x HSBKu) + Rp134.000.000

NB:

Tu = Tarif ukur

L = Luas Tanah

HSBku = Harga Satuan Biaya khusus kegiatan pengukuran

HSBKpa = Harga satuan Biaya Khusus panitia penilai A

HSBKpb = Harga Satuan Biaya Khusus panitia penilai B

Pelayanan Pemeriksaan Tanah yang Tertuang dalam Pasal 7 Ayat 1

Mengenai pelayanan pemeriksaan tanah yang tertuang dalam pasal 7 ayat 1 seperti di bawah  ini:

  • Tarif Pelayanan Pemeriksaan Tanah (Tpa) = (L/500×HSBKpa)+Rp350.000
  • Pelayanan Pendaftaran Tanah (Pasal 17 ayat 1 dan lampirannya)
  • Pendaftaran untuk pertama kali Rp50.000
  • Biaya Transportasi, Konsumsi dan Akomodasi (TKA – Pasal 20 ayat 2)
  • Biaya TKA, ditanggung sendiri oleh Pemohon
  • Biaya Sertifikasi Tanah

 

Contoh Perhitungan Biaya dalam Proses Pembuatan Sertifikat Tanah

Buat kamu yang akan membeli tanah, kamu juga perlu tahu perhitungan biaya pembuatan sertifikat tanah.

Untuk lebih jelasnya mengenai perhitungan biayanya, coba kamu perhatikan baik-baik contoh berikut ini.

Jadi, misalnya kamu membeli sebidang tanah di Jakarta Selatan yang berukuran 300m2  yang memiliki harga jual Rp200 juta.

Maka rincian biayanya yang perlu kamu persiapkan bisa kamu perhatikan pada simulasi hitungan di bawah ini.

Baya Pengukuran dan Pendaftaran Tanah

1. Biaya PengukuranTu = (300/500 x Rp800.00) + Rp100.000 = Rp148.000
2. Biaya PemeriksaanTpa = (300/500 x Rp67.000) + Rp350.000 = Rp390.000
3. Biaya Pendaftaran Tanah Pertama KaliRp50.000
TotalRp588.000
Baca Juga  Panduan Mengubah HGB ke SHM

Nominal ini wajib disetorkan langsung ke kantor BPN wilayah setempat yang sesuai dengan lokasi tanah berada.

NB:

HSBKu yang belaku = Rp 80.000

HSBKpa yang berlaku = Rp67.000

Biaya BPHTB

Sebelum sertifikat terbt, BPHTB (Biaya Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan) ini wajib dibayar lunas.

Simulasi atau rumus perhitungan BPHTB yang perlu kamu ketahui, yaitu (NPOP – NPOPTKP) x 5%. Contoh perhitungannya seperti berikut ini.

NPOPRp200.000.000
NPOPTKP (khusus wilayah DKI Jakarta)Rp60.000.000
NPOP-NPOPTKPRp140.000.000
5%x140.000.000Rp7.000.000

Perlu kamu ketahui bahwa jumlah nomal yang tercantum di atas perlu disetorkan secara langsung ke bank pemerintah.

Simulasi diatas bisa menjadi perkiraan kamu yang hendak mengajukan pembuatan sertifikat tanah ke BPN.

Perlu dicatat, bila kamu menggunakan jasa calo, nominal tersebut bisa mengalami kenaikan dua kali lipat.

Syarat Pembuatan Sertifikat Tanah

Untuk pembuatan sertifikat tanah, tentunya kamu juga perlu mengetahui syarat-syaratnya. Berikut ini syarat-syarat yang perlu kamu persiapkan.

1Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangai pemohon atau kuasa di atas materai cukup
2Formulir pemohon mencakup identitas diri, luas letak dan penggunaan tanah yang dimohon, pernyataan tanah tidak sengketa, dan pernyataan tanah dikuasai secara fisik
3Surat kuasa apabila dikuasakan
4Fotocopy identitas (KTP, KK) pemohon dan kuasa apabila dikuasakan yang telah dicocokan dengan aslnya oleh petugas loket
5Bukit pemilikan tanah/alas hak milik adat/bekas milik adat
6Foto copy SPPT PBB Tahun berjalan yang telah dicocokan dengan aslinya oleh petugas loket dan penyerahan bukti SSB (BPHTB)
7Melampirkan bukti SSP/PPh sesuai dengan ketentuan

Untuk pembuatan sertifikat tanah ini biasanya memakan waktu sekitar 98 hari atau sekitar 3 bulan.

Bagi siapa saja yang akan membeli tanah atau rumah, yuk segera urus proses pembuatan sertifikat tanah agar dikemudian hari taka da masalah sengketa.

Demikian informasi mengenai biaya pembuatan sertifikat tanah. Semoga informasi ini bermanfaat. Yuk bantu share ke orang-orang sekitar kamu agar artikel ini tidak hanya berhenti kamu.

 

 

 

 

Promo KPR

Bunga Mulai Dari

1 0%

Segera Ajukan, Promo hanya sampai dengan 20 Desember 2019