biaya kredit multi guna
4.5/5

Biaya Kredit Multi Guna

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Biaya kredit multi guna – Kebutuhan hidup di era milenial ini memang semakin mahal. Kadang, sejumlah orang kewalahan mengahadapi pola hidup seperti ini dimana harga-harga makin melonjak naik. Sementara pemasukan masih segitu-segitu saja, padahal ingin juga seperti mereka yang bisa beli ini dan beli itu. Pingin juga bisa liburan biar pikiran segar, tapi dana lagi pas-pas.

Nah, bagi Anda yang membutuhkan dana segar atau dana lagi pas-pasan, salah satu solusi yang bisa kamu gunakan yaitu mengajukan kredit multi guna. Kamu cukup menyiapkan jaminan dan dokumen-dokumen lengkap, dana sudah bisa dicairkan.

Baca juga: cara mengajukan kredit multi guna

Namun, layanan ini sebaikanya digunakan untuk kebutuhan mendesak saja, seperti: renovasi rumah, biaya pendidikan, membeli rumah, dan lain sebagainya. Tapi, jika kamu ingin menggunakan untuk hal lain seperti membeli mobil, membeli motor, membeli gadget atau untuk liburan, hal tersebut tidak masalah, asal jaminan yang diberikan sesuai aturan.

Kredit multi guna ini berguna bagi sejumlah orang yang memang membutuhkan dana segar untuk berbagai kebutuhan mendesak. Biasanya, peminjam memberikan pinjaman mulai dari 80% hingga 90% dari nilai jaminan yang diberikan.

biaya kredit multi guna

Biaya Kredit Multi Guna yang Perlu Dipersiapkan

Bagi yang berminat mengajukan kredit multi guna, ada biaya yang dipersiapkan. Komponen biaya kredit multi guna ini hampir serupa dengan proses biaya KPR. Berikut ini biaya kredit mutli guna yang perlu kamu persiapkan.

Biaya Provisi 1%

Biaya Provisi ini merupakan biaya yang digunakan untuk bagian administrasi. Biaya ini umumnya akan diambil dari jumlah kredit (plafon) yang kamu ajukan dan telah disetujui oleh pihak Bank. Biaya ini dikenakan hanya diawal saja sebesar 1%. Untuk nominalnya, tergantung dari jumlah pinjaman yang kamu ajukan. Namun, ada juga sejumlah Bank yang tidak memasang tarif biaya provisi.

Biaya Administrasi

Selanjutnya yaitu biaya untuk administrasi. Beberapa bank atau BPR memasukan biaya administrasi kedalam biaya provisi, namun ada juga yang memisahkan antara biaya Provisi dan biaya Administrasi

Biaya Asuransi Jiwa

Biaya yang perlu kamu persiapkan berikutnya yaitu biaya asuransi jiwa. Asuransi ini berguna untuk melindungi si peminjam (debitur) jika sewaktu-waktu meninggal, maka ahli waris tidak akan menanggung beban hutang si debitur, karena pihak asuransilah yang nantinya akan  menanggung biaya tersebut.

Biaya Notaris

Biaya yang dibayarkan kepada notaris untuk pengurusan legalitas serta pengecekan dokumen agunan.

Nah, itulah beberapa biaya kredit mutli guna yang perlu kamu persiapkan. Jika kamu tidak membutuhkan biaya mendesak, sebaiknya hindari mengajukan kredit. Namun, jika memang sangat butuh biaya mendesak, kamu bisa lekas mengajukannya dengan melengkapi syarat-syaratnya. Jika ingin lebih praktis, kamu bisa mengajukan via online di KPR.online.