bayar pbb di kantor pos
4.5/5

Bayar PBB di Kantor Pos

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan salah satu kewajiban yang harus kita penuhi sebagai warga negara yang baik. Saat ini pun telah banyak layanan yang ditawarkan supaya kita bisa lebih mudah membayar PBB, salah satunya ialah layanan bayar PBB di Kantor Pos. Kantor Pos itu sendiri adalah layanan jasa yang bergerak di bidang pengiriman surat, barang, jasa pembayaran gaji, transfer uang, pembayaran telpon pasca bayar, rekening listrik, rekening telepon, rekening PDAM, rekening internet, hingga cicilan kredit rumah ataupun motor.

bayar pbb di kantor pos

Seiring perkembangan teknologi, Kantor Pos kini juga bisa melayani pembayaran PBB. Jika sebelumnya masyarakat yang ingin membayar PBB perlu mengantri di Kantor Kecamatan ataupun Kantor Badan Pendapatan Daerah dan Bank BJB, saat ini masyarakat bisa melunasi PBB di Kantor Pos di seluruh Indonesia. Cara membayar PBB di Kantor Pos pun juga sangat mudah dilakukan. Untuk lebih jelasnya, kamu simak saja cara bayar PBB di Kantor Pos beserta info lengkap tentangnya berikut ini.

Cara Bayar PBB di Kantor Pos

Pembayaran PBB bisa kamu lakukan dengan mudah di Kantor Pos. Perlu untuk kamu pahami bahwa pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah merupakan hasil dari pajak masyarakat. Pembayaran PBB di Kantor Pos ini menjadi salah satu upaya untuk mengajak masyarakat melaksanakan kewajibannya dalam partisipasi untuk pembangunan kota. Kemudahan akses dalam membayar PBB ini bisa juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya PBB untuk kemajuan kota.

Mulai Mei 2013 seluruh Kantor Pos di Indonesia secara serentak telah bisa menerima pembayaran PBB, termasuk pembayaran PBB Pedesaan dan Perkotaan (P2). Adapun cara bayar PBB di Kantor Pos ialah sebagai berikut.

  • Datangi Kantor Pos terdekat
  • Tunjukkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB P2 atau bisa juga dengan menyebutkan Nomor Objek Pajak (NOP) 18 digit
  • Setorkan pembayaran sesuai dengan kewajiban yang harus kamu bayar

Pada umumnya SPPT dibagikan ke masyarakat pada awal tahun melalui kelurahan ataupun ketua RT/RW setempat. Dalam SPPT tersebut tertera nominal pajak yang harus kamu bayarkan. Tak hanya itu saja, dalam SPPT tersebut juga terdapat Nomor Objek Pajak (NOP). Setelah membayar, kamu nantinya akan menerima Surat Tanda Terima Setoran (STTS) dengan cap stempel yang menunjukkan bahwa PBB sudah dilunasi. Jika belum mendapat SPPT, maka kamu bisa datang dengan SPPT tahun sebelumnya. Lain halnya jika SPPT hilang, maka kamu harus datang ke kantor Dinas Pendapatan Daerah setempat guna meminta print ulang. Pada umumnya, syarat yang diajukan ialah membawa surat keterangan dari kelurahan dan fotokopi KTP serta KK.

Kinerja yang dilakukan Kantor Pos memang tidak perlu ditanyakan lagi dalam hal melayani masyarakat. Terlebih lagi, saat ini sangat mudah ditemukan outlet Kantor Pos. Dengan begitu, masyarakat akan semakin mudah dan dekat dalam membayarkan PBB tepat waktu.

Cara Menghitung Nilai PBB

Sebelum kamu membayar PBB, ada baiknya kamu mengetahui nilai PBB yang perlu kamu bayarkan. Dengan begitu, kamu bisa memastikan bahwa petugas pajak bekerja dengan tepat. Adapun cara menghitung nilai PBB ialah sebagai berikut.

PBB Terutang = Tarif (0,5%) x NJKP
NJKP = NJOP – NJOPTKP
NJOP = NJOP Bumi + NJOP Bangunan

Setelah mengetahui cara menghitung nilai PBB, kamu juga perlu mengetahui berbagai hal seputar PBB berikut ini.

  • Tarif pajak berlaku sebesar 0,5% x Nilai Jual Kena Pajak (NJKP)
  • PBB tergantung pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Semakin tinggi NJOP, maka nilai PBB juga semakin besar
  • Dasar penghitungan PBB ialah NJKP. Jika NJOP ≥ Rp 1.000.000.000, maka NJKP sebesar 40%. Lain halnya jika NJOP < Rp 1.000.000.000, maka NJKP sebesar 20%
  • NJOPTKP (Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak) digunakan guna mengurangi jumlah pajak yang diberlakukan. Besarnya NJOPTKP di tiap daerah berbeda-beda, maksimal sebesar Rp. 12 juta

Membayar PBB di Kantor Pos terbukti mudah dan cepat. Selain layanan bayar PBB di Kantor Pos, pemerintah juga menawarkan bayar PBB secara online. Namun belum semua bank telah diajak kerja sama oleh pemerintah daerah setempat guna memberikan layanan bayar PBB online tersebut.