Anies Bakal Revisi Syarat Rumah DP Nol Rupiah

Anies bakal revisi syarat rumah DP nol rupiah

Revisi Syarat Rumah DP Nol Rupiah – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana merevisi syarat KPR rumah DP nol rupiah. Menurut Anies, alasannya merevisi karena banyak masyarakat yang terkendala oleh persyaratan dari pihak bank.

Mengutip Jakarta.Bisnis.com “Pemprov DKI Jakarta saat ini sedang me-review peraturan yang menyangkut aplikasi untuk program DP Rp0. Kita menginginkan agar beberapa persyaratan-persyaratan teknisnya dilakukan revisi,” katanya saat groundbreaking di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (12/12/2019).

Alasan Anies Melakukan Revisi Syarat Rumah DP Nol Rupiah

Menurutnya, proses revisi ini dilakukan untuk mencari solusi bagi warga yang mampu membeli rumah DP nol rupiah, tapi tidak lolos syarat administrasi bank.

Kepada Kompas.com, Anies mengatakan “Sekarang ini sedang dilakukan proses untuk merevisi dan mencari solusi-solusi agar mereka yang memiliki kemampuan, tapi ada kendala-kendala itu bisa ada jalan keluar. Kendalanya macam-macam, nah itulah yang kita siapkan direvisi,”

Seperti yang terjadi pada perumahan DP nol rupiah Klapa Village, Duren Sawit. Kepala UPT Rumah DP Rp0 Dzikran Kurniawan mengatakan dari 1485 pemohon pengajuan kredit ke Bank DKI, hanya 225 yang bisa melanjutkan ke proses kredit.

“Kemudian ada 125 orang yang sudah akad KPR dan 85 sudah pindah menempati lokasi,” Ujar Dzikran.

Kebanyakan pemohon gagal lolos verifikasi karena masih memiliki tanggungan pinjaman online (fintech) atau kredit motor.

Akibatnya, dari 780 unit rusun di Klapa Village baru 85 unit yang sudah dihuni oleh masyarakat.

Harapan Anies ke Bank DKI

Anies menjelaskan banyaknya pemohon yang gagal lolos verifikasi karena masyarakat tidak terbiasa berurusan dalam pengajuan kredit  perbankan. Mereka terbentur dengan aturan baku dari perbankan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga  Pemenuhan Kebutuhan KPR Seperti Lingkaran Setan

Anies berharap Bank DKI bisa bekerja lebih cepat dan kooperatif terhadap realisasi program rumah DP Rp0, terutama dalam mengelola pendaftar yang jumlahnya ribuan.

“Ada tantangannya. Kalau sederhana, tidak ditugaskan ke Bank DKI. Karena ada kerumitan, makanya ditugaskan ke Bank DKI. Jadi Bank DKI punya tantangan itu,” ujar Anies

Karena menurutnya, tujuan pemprov DKI tidak sebatas menaati pertauran, namun untuk menyediakan hunian layak bagi seluruh masyarakat Jakarta.

Promo KPR

Bunga Mulai Dari

1 %

Ajukan sekarang sebelum naik