5 Cara Merawat Kaktus di Ruangan Adem

5 cara merawat kaktus di ruangan adem

Cara merawat kaktus- Ada saatnya Anda ingin menghiasi ruangan dalam rumah dengan tanaman, namun khawatir perawatannya akan repot sementara Anda tidak punya waktu.

Tanaman gurun kaktus bisa jadi alternatif untuk menghijaukan bagian dalam rumah tanpa perawatan yang repot. Bentuknya yang mungil dengan sentuhan sedikit warna cerah akan membuat Anda berpikir “mengapa tidak?”

Kaktus adalah nama yang diberikan untuk anggota tumbuhan berbunga famili Cactaceae. Kaktus punya karakteristik utama sebagai tanaman tahan air karena meyimpan air di dalam batangnya. Daunnya pun bertransformasi dalam bentuk duri untuk menghindari penguapan yang terlalu banyak. Bentuk fisik tanaman ini memang dipersiapkan untuk hidup di daerah jarang air seperti gurun.

Habitat aslinya yang ekstrem menyebabkan kaktus tidak terlalu demanding sebagai tanaman dalam ruangan. Tidak hanya tangguh, kaktus bisa tetap mempercantik ruangan karena punya nuansa hijau yang menyejukkan.

Cara Merawat Kaktus di Ruangan Adem

Meskipun tangguh, kalau kaktus hidup di lingkungan adem yang berbeda dengan habitat aslinya maka tanaman ini perlu cara perawatan khusus agar tetap bertahan hidup. Begini cara merawat kaktus, agar tanaman cantik ini bisa tetap tumbuh segar di ruangan adem.

1. Cara Merawat Kaktus, Letakkan di Tempat Sejuk, dan Kering

Habitat asli kaktus di gurun merupakan daerah yang kering, jadi kalau tiba-tiba Anda letakkan di area yang lembab kaktus tidak akan tumbuh dengan baik. Sebaiknya kalau ingin memelihara kaktus dalam rumah, Anda bisa letakkan tanaman di area teduh dan tidak lembab yang mendapat paparan sinar matahari.

2. Beri Pupuk Setahun Sekali

Kaktus bukan tanaman rewel yang butuh Anda beri pupuk seminggu sekali. Kalau Anda rajin memberi pupuk, alih-alih merawat kaktus, Anda justru akan merusak pertumbuhannya.

Sebaiknya berikan pupuk sekali setahun saja saat musim hujan datang. Nutrisi dari pupuk bisa mengimbangi cuaca lembab yang melanda sepanjang musim hujan.

3. Siram Secukupnya

Bentuk fisik kaktus memungkinkan tanaman ini untuk menyerap air dengan cepat, menyimpannya di batang, dan meminimalisir penguapan pada daun.

Karena itu, jangan siram kaktus terlalu sering. Kalau terlalu sering, akar kaktus akan syok dan membusuk. Dua tiga seminggu sekali adalah periode waktu yang disarankan untuk menyiram kaktus. Siram kaktus dengan air hangat, agar tubuh kaktus tidak kaget dengan suhu air.

4. Cara Merawat Kaktus, Tempatkan Kaktus pada Pot Berlubang

Akar kaktus tidak bisa menyimpan air dalam jumlah besar. Sisa air yang tidak terserap pada proses penyiraman, akan merendam akar dan mengakibatkan akar busuk.

Untuk menghindari akar terendam, Anda bisa menempatkan kaktus pada pot yang memiliki lubang-lubang. Dengan begitu, air yang tidak terserap dapat mengalir lancar melalui lubang yang terdapat pada pot.

5. Memilih Media Tanaman yang Tepat

Musuh utama kaktus adalah lingkungan lembab. Menanam kaktus sepenuhnya menggunakan media tanah adalah cara merawat kaktus yang salah.

Sebaiknya rawat kaktus dengan mencampur media tanam dengan batu atau kerikil. Dua media ini akan mengurangi penyerapan air yang berpotensi membuat akar kaktus busuk.

Nah, begitulah cara merawat kaktus agar bisa tetap tumbuh sehat di ruangan adem. Selamat Mencoba!

Rekomendasi Perumahan

Promo KPR

Bunga Mulai Dari

1 %

Ajukan sekarang sebelum naik